Suara.com - Viralnya pengakuan seorang pelaku pencurian motor di media sosial belakangan ini membuka mata masyarakat tentang pentingnya pengamanan tambahan pada kendaraan bermotor. Dalam pengakuannya, pelaku menyebutkan beberapa merek motor yang sering menjadi target, termasuk Honda Scoopy, BeAT, dan Vario. Menariknya, pelaku justru memberikan saran berharga kepada pemilik motor untuk menambahkan pengamanan berupa gembok cakram.
"Untuk teman-teman, seperti (pemilik) motor BeAT matic, Scoopy, Vario bisa menyediakan kunci ganda yang seperti gembok di cakram depan," kata sang maling dengan suara bergetar," ujar maling motor, dikutip Suara.com dari akun X.
Fenomena ini menjadi sorotan khusus mengingat popularitas Honda Scoopy yang tinggi di berbagai kalangan masyarakat, bahkan hingga pejabat tinggi negara seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sri Mulyani tercatat sebagai salah satu pemilik Honda Scoopy, motor yang harganya mencapai Rp 22 jutaan.
Solusi pengamanan yang direkomendasikan adalah penggunaan gembok cakram atau Honda Disc Lock. Komponen keamanan ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 107 ribu untuk produk original dari dealer resmi Honda.
Bahkan di platform jual beli online, variasi harganya lebih beragam, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu, menjadikannya investasi yang sangat worth it untuk mengamankan kendaraan bernilai puluhan juta.
Penggunaan gembok cakram menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah pencurian. Dengan investasi kecil ini, pemilik Honda Scoopy dapat mengamankan aset mereka dari risiko kehilangan yang jauh lebih besar.
Prinsipnya sederhana: mengeluarkan dana sekitar Rp 100 ribu untuk melindungi investasi senilai Rp 22 juta merupakan keputusan yang sangat bijak.
Kehadiran pengaman tambahan ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik tetapi juga ketenangan pikiran bagi pemilik kendaraan. Dalam situasi di mana tingkat kriminalitas pencurian kendaraan bermotor masih tinggi, langkah antisipasi seperti ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.
Baca Juga: PT AHM Jelaskan Alasan All New Honda Scoopy Masih Gunakan Rangka eSAF
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
5 Mobil Setangguh Pajero Sport Pajak Setara Brio Baru, Harga Under 90 Juta
-
5 Motor Irit Cocok untuk Berangkat Kerja Lintas Kabupaten
-
Harga Toyota Raize Bekas Termurah: Seberapa Jauh Selisihnya Dibanding Harga Terbaru?
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
Koleksi Kendaraan Riva Siahaan: Eks Dirut Pertamina yang Terhindar dari Vonis 14 Tahun Bui
-
5 Mobil Bekas Under Rp100 Jutaan Nyaman Nggak Bikin Mabuk Darat, Cocok buat Mudik!
-
Ganti Depan atau Belakang Dulu Kawan? Cek Aturan Ban agar Aman Saat Lebaran
-
Spesifikasi Mewah Range Rover Autobiography, Calon Mobil Dinas Gubernur Kaltim