Suara.com - Yamaha Aerox telah menjadi salah satu skutik premium yang mendominasi jalanan Indonesia dengan desainnya yang sporty dan performa tangguh. Bagi para pemilik maupun calon pembeli, memahami komponen biaya kepemilikan, termasuk pajak tahunan, menjadi hal yang penting untuk perencanaan keuangan yang matang.
Besaran pajak tahunan Yamaha Aerox ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) dan kebijakan pajak daerah setempat.
Ini adalah standar nilai yang sudah ditetapkan pemerintah untuk setiap jenis motor. Rumusnya sangat simpel:
- Pajak Kendaraan Bermotor = NJKB x 2%
- Total Pajak = PKB + SWDKLLJ (biaya asuransi Rp 35.000)
Menghitung Pajak Yamaha Aerox
Mari kita hitung langsung dengan contoh Yamaha Aerox:
- NJKB Yamaha Aerox (kode B65 di NJKB DKI Jakarta): Rp 20.000.000
- Perhitungan PKB: Rp 20.000.000 x 2% = Rp 400.000
Total yang harus dibayar: Rp 400.000 + Rp 35.000 = Rp 435.000
Jadi, pemilik Yamaha Aerox cukup menyiapkan dana sekitar Rp 435.000 per tahun untuk membayar pajak. Mudah bukan?
Spesifikasi Mesin
Yamaha Aerox hadir dengan mesin 155cc berteknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang menghasilkan tenaga maksimal 15,4 PS pada 8.000 rpm dan torsi 13,9 Nm pada 6.500 rpm.
Baca Juga: Scott Bessent Ungkap Rencana Pemotongan Pajak Besar-besaran di Pemerintahan Donald Trump
Mesin blue core ini tidak hanya bertenaga tetapi juga irit bahan bakar, dengan konsumsi BBM mencapai 45 km/liter pada penggunaan normal. Teknologi VVA memungkinkan performa optimal di setiap rentang RPM, memberikan akselerasi responsif baik di kecepatan rendah maupun tinggi.
Skutik premium ini dilengkapi dengan berbagai fitur modern seperti sistem start-stop, smart key system, dan konektivitas smartphone melalui Y-Connect.
LCD digital multifungsi memberikan informasi lengkap termasuk indikator VVA, konsumsi bahan bakar, dan kecepatan rata-rata. Kapasitas tangki BBM 5,5 liter dan bagasi 25 liter menambah kepraktisan penggunaan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya