Suara.com - BYD, produsen mobil listrik ternama asal China, akan meluncurkan baterai blade listrik murni yang diklaim sebagai yang tercepat di dunia untuk mesin konstruksi pada 26 November di pameran mesin konstruksi Bauma China di Shanghai.
Baterai ini dirancang untuk memberikan solusi pengisian daya super cepat yang akan merevolusi industri konstruksi.
Menurut Car News China, dari spesifikasi teknis yang tersedia, baterai ini mampu menghasilkan arus maksimum sebesar 400 ampere, dengan platform tegangan tinggi 1500 V.
Seperti baterai BYD lainnya, baterai ini menggunakan teknologi lithium iron phosphate dan merupakan versi dari baterai blade.
Baterai ini akan tersedia dalam ukuran antara 200 hingga 2500 kWh dan memiliki siklus pengisian daya hingga 7000 kali.
Baterai ini dirancang untuk beroperasi dalam suhu lingkungan antara -35°C hingga 65°C dan diharapkan memiliki daya pengisian maksimum sebesar 600 kW.
BYD mengklaim bahwa baterai ini adalah baterai blade pertama di dunia untuk mesin konstruksi. Baterai ini juga dilengkapi dengan teknologi cell-to-body yang memungkinkan integrasi sempurna ke dalam mesin konstruksi.
Selain itu, BYD juga mengklaim bahwa baterai ini adalah pabrik pengisian daya tercepat di dunia untuk mesin konstruksi.
Kemitraan Strategis dengan XCMG
Baca Juga: Amerika Serikat Balas Dendam ke Kanada, Meksiko dan China, Ini Yang Dilakukan Donald Trump
Baterai ini merupakan hasil kemitraan antara anak perusahaan BYD, FinDreams, dan produsen peralatan mesin konstruksi XCMG.
XCMG, sebagai perusahaan milik negara, adalah produsen mesin konstruksi terbesar di China dan ketiga terbesar di dunia.
Kerja sama antara XCMG dan BYD dimulai awal 2023, dan pada April 2023, Xuzhou XCMG Fodi Battery Technology Co., Ltd. didirikan.
Fodi adalah nama Cina untuk FinDreams dari BYD. Baterai pertama dari kemitraan ini mulai diproduksi pada Oktober tahun lalu, yang kemungkinan merupakan jenis baterai blade yang lebih awal dibandingkan baterai baru yang diluncurkan tahun ini.
Bersaing dengan Produsen Lain
BYD bukan satu-satunya perusahaan baterai yang bekerja sama dengan produsen mesin konstruksi. CATL, misalnya, telah mencapai kesepakatan dengan beberapa perusahaan lain seperti Yutong Heavy Trucks, Sany, dan FAW Jiefang.
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Balas Dendam ke Kanada, Meksiko dan China, Ini Yang Dilakukan Donald Trump
-
Perjalanan 30 Tahun BYD Dari Jual Mobil Bensin Hingga Bertenaga Listrik Murni
-
Ini 4 HP Xiaomi dengan Baterai Jumbo dan Memori 256 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan Saja!
-
Fenomena Aneh Produsen Mobil Listrik China: Semakin Laku, Semakin Bangkrut?
-
Xiaomi Siapkan HP Kelas Menengah Misterius: Baterai 7000 mAh dan Snapdragon 8s Elite
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif