Suara.com - Bayangkan sebuah mobil kompak yang tak sekadar melaju, tapi mampu menghipnotis para sopir di jalanan. Itulah Swift Sport 'ZC33S' Final Edition, mobil Suzuki yang menggetarkan dunia otomotif. Saat ini, Indonesia masih harus gigit jari menyaksikan dari kejauhan bagaimana sang legenda menutup tirai pertunjukannya pada Februari 2025.
Dilansir dari Suzuki Jepang, Final Edition hadir dengan balutan eksklusif yang menghipnotis. Grill depan berkilau dalam gelap metalik, berpadu dengan velg hitam 17 inci. Kaliper rem merah menyala bagai api semangat yang cukup kece.
Setiap lekuk dan buritan pada Final Edition menceritakan kisahnya sendiri. Badge Sport merah-hitam di pintu belakang bagai tanda tangan sang maestro, sementara stiker eksklusif di pilar C menjadi penanda bahwa ini bukan Swift Sport biasa. Ini adalah masterpiece, karya pamungkas yang menggetarkan.
Ketika membuka pintunya, pengguna akan disambut atmosfer yang membangkitkan adrenalin. Tulisan "Sport" dan signature "ZC33S supported by Suzuki" bukan sekadar hiasan. Ini adalah pengingat bahwa pengguna tengah menggenggam sepenggal sejarah. Bucket seat standar Swift Sport bakal dirasakan pengendara dan siap menghadapi setiap tikungan dengan presisi.
Di balik kap mesin, mesin 1.4L turbo tetap setia mengaum. 138 hp dan torsi 230 Nm mungkin terdengar sederhana, tapi dengan bobot hanya 970 kg, Swift Sport adalah bukti nyata bahwa kesempurnaan tidak selalu tentang angka-angka besar. Ini tentang keseimbangan, tentang harmoni antara tenaga dan kendali.
Transmisi manual 6-percepatan untuk jiwa-jiwa murni yang mendamba koneksi intim dengan mesin, atau automatic untuk mereka yang menginginkan kelincahan tanpa kompromi kenyamanan. Harga mulai 2.329.800 Yen Jepang atau setara Rp244 jutaan untuk manual dan 2.401.300 yen Jepang yang setara dengan Rp252 jutaan untuk automatic.
Bagaimana menurutmu? Sudah waktunya Indonesia mencicipi sensasi Swift Sport, atau kita akan terus menatap dari kejauhan saat legenda-legenda seperti ini berlalu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif