Suara.com - PT Toyota Astra Motor mengatakan harga mobil-mobil hybrid-nya turun sebesar Rp 10 juta sampai Rp 13 juta berkat adanya insentif PPnBM sebesar 3 persen dari pemerintah.
Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, yang ditemui di arena IIMS 2025, mengatakan berdasarkan perhitungan perusahaan harga jual mobil-mobil Toyota, yang sudah berstatus on the road atau OTR, turun hingga Rp 13 juta berkat insentif tersebut.
"Tiga persen kan dihitung dari harga jual dari pabrik ke distributor. Jadi agak sulit menjelaskan persennya (penurunan harga). Tetapi angka OTR-nya, akan turun Rp 10 juta sampai Rp 13 juta," kata Anton saat ditemui dalam arena IIMS 2025, di JIExpo Jakarta, Kamis (13/2/2025).
Lebih lanjut Anton menerangkan bahwa pihak TAM telah mengirimkan daftar harga terbaru mobil-mobil hybrid Toyota yang menikmati insentif 3 persen dari pemerintah.
"Dealer hari ini atau besok, sudah akan mengeluarkan angka tersebut," tegas dia.
Anton mengatakan ada dua mobil hybrid Toyota yang harganya turun. Pertama adalah Kijang Innova Zenix Hybrid dan kedua, Yaris Cross Hybrid.
Selanjutnya, beber Anton, TAM berharap dan optimistis penjualan mobil hybrid akan naik setelah aturan tentang insentif disahkan pemerintah pada awal bulan ini.
"Peraturan pemerintah baru keluar beberapa hari yang lalu, ini akan memberikan benefit untuk konsumen sekitar Rp 10 juta sampai Rp 13 juta. Mudah-mudahan ini meningkatkan animo masyarakat untuk membeli hybrid," jelas dia.
"Kami yakin ada peningkatan. Regulasi ini Januari belum diumumkan. Baru diumumkan Februari, jadi nanti kita lihat perkembangannya hingga Maret. Tapi kami yakin akan ada peningkatan penjualan," lanjut Anton, optimistis.
Baca Juga: Toyota Camry Hybrid Generasi Terbaru dan New Corolla Cross Hybrid Meluncur di IIMS 2025
Anton juga menambahkan bahwa insentif ini akan mendorong produsen, termasuk Toyota, untuk mengembangkan mobil-mobil hybrid baru dengan harga lebih terjangkau.
Adapun regulasi yang mengatur tentang insentif kendaraan listrik dan hybrid adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 12 Tahun 2025. PMK ini diteken dan berlaku per 4 Februari kemarin.
Berita Terkait
-
Ketika Seniman Indonesia Jadikan Wuling BinguoEV Kanvas Tuangkan Ide Kreatif
-
Suzuki: Inden Jimny 5 Pintu Kini Semakin Singkat
-
Hydrogen Fuel-Cell Toyota Mulai Berevolusi ke Generasi Ketiga, Ongkos Produksi Kian Murah
-
Pacific Umumkan Pembangunan Pabrik Kendaraan Listrik di IIMS 2025
-
Toyota New Agya Stylix GR Aeropackage Ramaikan IIMS 2025
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tanpa Rangka eSAF, Skutik Baru Honda Ini Pakai Dek Rata Rasa PCX Mewah
-
BYD M6 PHEV Tertangkap Kamera di Jakarta Menjadi Sinyal Ancaman Baru Segmen MPV
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
-
Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
-
Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak
-
Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?
-
Cuma Rp50 Jutaan! 5 Mobil Bekas Irit dan Bandel, Pas Buat Keluarga Baru
-
Mazda Rombak Strategi Besar Demi Selamatkan Nasib di Pasar China yang Kian Menantang