Suara.com - Siapa sangka, sebuah kesalahan injak pedal bisa membuat SPBU geger. Di tengah rutinitas mengisi BBM yang biasanya membosankan, SPBU Lenteng Agung mendadak jadi panggung drama yang menggemparkan jagat maya seperti dilansir dari akun X calomagang.
Bayangkan saja, Rabu pagi yang tenang berubah mencekam dalam hitungan detik. Sebuah mobil, dikemudikan seorang wanita yang tampaknya sedang berjibaku dengan pedal gas dan rem, tiba-tiba melesat bagai roket menghantam dispenser BBM. Untung saja, insiden ini hanya menelan korban properti - bukan nyawa.
Tapi tunggu dulu. Plot twist-nya bukan di sini.Yang menggelitik adalah bagaimana warganet dengan cerdiknya mengubah insiden ini menjadi satir yang menohok.
"Gausah ganti rugi, wong selama ini lu jg ditipu beli pertamax dapetnya pertalite," tulis seorang netizen dengan pedas. Boom, Tembakan telak yang menggambarkan frustrasi terpendam soal kualitas BBM.
Komentar-komentar nyeleneh pun berjatuhan bagai hujan meteor. Ada yang menyarankan tagihan kerusakan dikirim langsung ke direksi Pertamina - sekalian jadi surat protes, katanya. Yang lain malah berkelakar, "Iyalah kaget, dia baru tau kalo selama ini pakai PERTAMAX ternyata Pertalite Modifan." Pedas? Sangat.
Dari sebuah insiden yang seharusnya bikin deg-degan, publik malah asyik bikin stand-up comedy dadakan. Tapi di balik tawa sarkastis itu, tersimpan kritik yang menggigit tentang layanan BUMN energi kesayangan kita ini.
Menariknya, insiden ini seperti membuka kotak pandora keluhan masyarakat. Dari yang awalnya cuma kecelakaan tunggal, berkembang jadi forum curhat nasional tentang kualitas BBM. Seorang warganet bahkan dengan puitis menuliskan, "Terima kasih telah menyampaikan kemarahan kami." Wow, siapa sangka sebuah tabrakan bisa jadi panggung suara protes terkait aksi korupsi direksi Pertamina yang merugikan negara.
Seperti diketahui, Pertamina sedang mendapatka sorotan lantaran aksi petinggi yang disebut-sebut telah melakukan oplosan terhadap Pertamax yang dicampur RON 90. Kini kasus ini telah ditangani Kejagung.
Baca Juga: Warga: Jangan Sombong Kalau Isi Pertamax, Karena Ternyata Isinya Pertalite
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga