Otomotif / Mobil
Senin, 03 Maret 2025 | 19:50 WIB
Presiden dan CEO Nissan Motor Corporation Makoto Uchida menghadiri jumpa pers terkait rencana merger Honda - Nissan di Tokyo, Jepang pada 23 Desember 2024. [AFP/Philip Fong]

Suara.com - Nissan dikabarkan akan melakukan perombakan manajemen termasuk sang CEO, Makoto Uchida, yang terancam lengser demi keberlangsungan perusahaan.

Dilansir dari Bloomberg News, Nissan dikabarkan sedang mencari kandidat baru untuk menggantikan posisi Uchida yang telah menjabat sebagai CEO Nissan sejak 2019.

Menurut seorang sumber, podusen otomotif terbesar ketiga di Jepang ini akan mengumumkan perombakan manajemen pada tanggal 12 Maret mendatang.

Pengumuman ini merupakan salah satu rencana pemulihan yang dipercepat Nissan setelah 2 kuartal berturut-turut mengalami kinerja buruk.

Percepatan pemulihan ini bahkan turut berdampak terhadap tiga pabriknya yang terpaksa berhenti beroperasi untuk mengurangi biaya operasional perusahaan.

Makoto Uchida mengatakan, mengatasi keterpurukan Nissan adalah masalah paling mendesak yang ditangani nya, setelah ini, Ia bersedia untuk mengundurkan diri walaupun belum jelas siapa yang akan menggantikannya.

Seperti diketahui, Nissan sebenarnya sempat mendapatkan angin segar pasca adanya rencana untuk merger dengan Honda.

Namun rencana merger keduanya terpaksa batal karena tidak menemui kata sepakat. Dimana dari salah satu isi kesepakatan yang bocor, Honda berencana untuk menjadikan Nissan sebagai anak perusahaan.

Kontributor : Michele Alessandra Amabelle

Baca Juga: Metamorfosis Sempurna Kembaran Honda BeAT, Perpaduan Klasik Bertemu Modern

Load More