Suara.com - Setelah berbagai bocoran, mobil listrik murah Toyota akhirnya meluncur ke publik. Kendaraan tersebut mempunyai nama komersial sebagai GAC Toyota bZ3X.
Meski terjangkau, Toyota bZ3X sudah dibekali dengan banyak fitur mumpuni di kelasnya.
Sebagai informasi, model bZ3X merupakan produk hasil kerja sama dari perusahaan patungan Toyota dan GAC Group, GAC Toyota.
Harga Toyota bZ3X dibanderol sebesar 109.800 yuan atau Rp 247 juta (kurs Rp 2.253) di China. Sebagai perbandingan, Toyota Avanza dipasarkan ke Tanah Air dengan rentang harga Rp 242 juta hingga Rp 280 juta.
Toyota bZ3X masih dijual terbatas di China pada kuartal pertama 2025.
Meski belum diketahui mengenai ketersediaan global, harga untuk pasar internasional kemungkinan dapat lebih mahal.
GAC Toyota mengklaim bila bZ3X merupakan SUV (Sport Utility Vehicle) listrik murni pertama di kelas Rp 200 jutaan.
Mobil listrik tersebut memiliki gaya SUV standar dengan panjang 4.600 mm, lebar 1.850 mm atau 1.875 mm, tinggi 1.600 mm atau 1.645 mm dan jarak sumbu roda 2.765 mm.
Model ini menggunakan layar tengah horizontal besar di kabin mirip model Tesla, berukuran 14,6 inci, dan sistemnya ditenagai oleh chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Toyota bZ3X mengandalkan satu motor listrik standar dengan daya maksimum 150 kW atau 201 HP. Semburan tenaga tersebut sangat mumpuni di kelas harganya.
Dikutip dari CnEVPost, bZ3X mempunyai opsi jarak tempuh CLTC 430 km, 520 km, dan 610 km. Model ini ditawarkan dalam tujuh varian, termasuk 5 tanpa LiDAR dan 2 dengan LiDAR.
Cukup menarik, Toyota bZ3X merupakan merek mobil patungan pertama di China yang menampilkan fitur LiDAR.
Fitur tersebut memungkinkan mobil listrik memiliki deteksi dini rintangan, scanning blind spot lebih baik, dan navigasi yang lebih akurat.
Varian LiDAR ditawarkan dengan harga 149.800 atau Rp 327 juta. bZ3X adalah kendaraan pertama Toyota yang dilengkapi Momenta 5.0 Intelligent Driving System.
Ini didukung oleh NVIDIA Drive AGX Orin X. Sistem tersebut mencakup 25 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), seperti parkir paralel, parkir kendali jarak jauh, pilot kecepatan tinggi, bantuan lalu lintas ringan, dan pemantauan titik buta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM