Suara.com - Suzuki Jimny telah lama menjadi ikon dalam dunia kendaraan off-road kompak, dan tahun 2025 membawa angin segar dengan hadirnya dua pilihan varian yang menarik - versi 3 pintu klasik dan versi 5 pintu yang lebih baru.
Kehadiran kedua varian ini memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen, dengan masing-masing menawarkan karakteristik dan keunggulan tersendiri.
Berbicara tentang harga, Suzuki Jimny 3 pintu hadir dengan banderol yang relatif lebih terjangkau, dimulai dari Rp 453,3 juta untuk varian MT standar.
Sementara itu, varian 5 pintu diposisikan sedikit lebih premium dengan harga awal Rp 471,1 juta.
Perbedaan harga ini tentunya diimbangi dengan peningkatan fitur dan kapabilitas yang ditawarkan.
Untuk varian 3 pintu, Suzuki menawarkan empat pilihan yang dapat disesuaikan dengan preferensi konsumen.
Mulai dari varian MT standar seharga Rp 453,3 juta, AT standar Rp 467 juta, Two Tone MT Rp 456,3 juta, hingga Two Tone AT yang dibanderol Rp 470 juta.
Setiap varian menawarkan pengalaman berkendara yang unik dengan karakteristik transmisi manual atau otomatis.
Sementara itu, Jimny 5 pintu hadir dengan lima pilihan varian yang lebih beragam.
Dimulai dari varian MT standar seharga Rp 471,1 juta, AT standar Rp 484,8 juta, Two Tone MT Rp 474,1 juta, Two Tone AT Rp 487,8 juta, hingga varian special edition White Rhino AT yang dibanderol Rp 498,9 juta.
Varian White Rhino menjadi yang termahal dengan tambahan fitur eksklusif dan tampilan yang lebih premium.
Perbedaan paling mencolok antara kedua varian terletak pada dimensi dan kapasitas.
Jimny 5 pintu memiliki panjang total 3.965 mm, lebih panjang 315 mm dibandingkan versi 3 pintu.
Baca Juga: Pramono Larang ASN Jakarta Mudik Pakai Mobil Dinas, Melanggar akan Disanksi
Jarak sumbu roda juga bertambah signifikan, dengan selisih 340 mm yang memberikan ruang kabin lebih lapang dan nyaman untuk penumpang belakang.
Dari segi manuver, Jimny 3 pintu memiliki keunggulan dengan radius putar yang lebih kecil, yaitu 4,85 meter, dibandingkan 5,7 meter pada versi 5 pintu.
Hal ini membuat versi 3 pintu lebih lincah untuk bermanuver di jalan sempit atau area parkir terbatas.
Namun, Jimny 5 pintu mengimbanginya dengan sistem pengereman yang lebih canggih menggunakan ventilated disc pada rem depan.
Interior menjadi salah satu aspek yang mendapat pembaruan signifikan pada versi 5 pintu.
Layar infotainment berukuran 9 inci dengan fitur kamera belakang menjadi standar, meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Dibandingkan dengan layar 6,8 inci tanpa kamera belakang pada versi 3 pintu, ini merupakan peningkatan yang cukup berarti.
Fitur Walk-in pada jok depan Jimny 5 pintu memberikan kemudahan akses ke baris kedua, sesuatu yang tidak tersedia pada versi 3 pintu.
Meskipun demikian, kedua varian tetap mempertahankan DNA Jimny yang tangguh dengan sistem penggerak 4x4 ALLGRIP PRO dan ground clearance yang tinggi untuk kemampuan off-road yang mumpuni.
Pemilihan antara Jimny 3 pintu atau 5 pintu sangat bergantung pada kebutuhan spesifik pengguna.
Bagi yang mengutamakan kelincahan dan efisiensi ruang, versi 3 pintu mungkin lebih cocok.
Sementara bagi yang membutuhkan ruang lebih luas dan kenyamanan tambahan untuk keluarga, versi 5 pintu bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Terlepas dari pilihannya, Suzuki Jimny tetap mempertahankan karakteristik ikoniknya sebagai kendaraan off-road kompak yang tangguh.
Dengan berbagai pilihan varian dan harga yang ditawarkan, konsumen dapat memilih sesuai dengan budget dan kebutuhan mereka. Yang pasti, baik versi 3 pintu maupun 5 pintu sama-sama menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan kemampuan off-road yang dapat diandalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat