Sementara itu, di Batang-Semarang, tersedia empat lokasi dengan pilihan daya AC/DC yang fleksibel.
Tak ketinggalan, Tol Semarang-Solo memiliki enam titik strategis dengan kapasitas tinggi, memastikan kendaraan listrik tetap bertenaga sepanjang perjalanan.
Keunggulan Sistem SPKLU
- Ramah lingkungan: Mengurangi emisi karbon untuk udara yang lebih bersih.
- Hemat biaya: Pengisian daya lebih ekonomis dibandingkan bahan bakar fosil.
- Nyaman: Rest area dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
- Fleksibel: Beragam pilihan daya sesuai kebutuhan perjalanan.
Tips Perjalanan Cerdas
Agar perjalanan dengan kendaraan listrik semakin optimal, pastikan untuk merencanakan rute berdasarkan lokasi SPKLU yang tersedia.
Monitor kapasitas baterai secara berkala dan manfaatkan waktu pengisian daya untuk beristirahat.
Yang terpenting, selalu utamakan keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.
Revolusi mobilitas hijau ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang masa depan yang lebih baik bagi lingkungan.
Inisiatif ini tidak hanya memudahkan mobilitas pengguna kendaraan listrik tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penciptaan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang.
Baca Juga: Pemprov DKI Buka Lagi Pendaftaran Mudik Gratis Gelombang Kedua, Daftarnya di Sini!
Dengan infrastruktur SPKLU yang semakin luas dan andal, kini saatnya kita beralih ke transportasi ramah lingkungan. Selamat menikmati perjalanan elektrik Anda di Trans Jawa.
Panduan Mengemudi Mobil Listrik dengan Aman untuk Pemula
Mengendarai mobil listrik cukup mudah jika memahami cara penggunaannya. Pertama, nyalakan mesin dengan menginjak pedal rem dan menekan tombol start-stop.
Setelah itu, lepaskan rem tangan atau tekan tombol switch rem sambil tetap menginjak pedal rem agar mobil tidak bergerak mendadak. Selanjutnya, pindahkan tuas transmisi ke posisi Drive (D) agar mobil siap melaju.
Saat berkendara, injak pedal gas secara perlahan karena mobil listrik memiliki akselerasi instan.
Pastikan selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan mengatur kecepatan sesuai kondisi jalan—40-50 km/jam di dalam kota dan 60-80 km/jam di jalan tol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Terpopuler: Motor dan Mobil Bekas Kecil untuk Wanita, Prosedur Mengurus STNK Hilang
-
5 Motor Matic Pendek Anti Jinjit, Cocok untuk Wanita Bertubuh Mungil dan Butuh Sat-set
-
Usai Beli Motor Bekas, Simak Alur dan Syarat Mengurus Mutasi Keluar Kendaraan
-
5 Tipe Motor yang Tak Layak untuk Mudik Jarak Jauh Saat Lebaran
-
Belanja Aksesori Mobil Modern Kini Hadir di Otoproject Studio Jakarta
-
5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
-
Mulai Rp70 Jutaan, Ini 5 Mobil Bekas Teririt Mitsubishi Awet Cocok untuk Harian dan Jangka Panjang
-
Strategi Ekspansi DFSK Resmikan Dealer 3S Terbaru di Awal Tahun
-
7 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling yang Kuat Nanjak, Tangguh dan Irit
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Honda 100 Jutaan Kecil untuk Harian: Cari yang Kencang atau Irit?