Suara.com - Momen mudik dan arus balik Lebaran selalu menjadi fenomena tahunan yang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam hal manajemen lalu lintas.
Tahun 2025 ini, Korlantas Polri telah mengantisipasi puncak arus balik yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 5-7 April.
Sebagai langkah strategis menghadapi lonjakan volume kendaraan, pihak kepolisian menerapkan sistem one way yang membutuhkan pemahaman mendalam dari para pemudik demi keselamatan bersama.
Sistem one way atau jalur satu arah merupakan solusi yang telah terbukti efektif dalam mengurai kemacetan selama periode mudik dan arus balik.
Irjen Pol Agus Suryonugroho selaku Kakorlantas Polri menegaskan bahwa penerapan sistem ini akan mencakup both skala lokal maupun nasional, meliputi jalan tol dan arteri.
Implementasi sistem ini bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas jalan dan memperlancar pergerakan kendaraan yang membawa jutaan pemudik kembali ke kota asal mereka.
Untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman selama melewati jalur one way, ada beberapa aspek krusial yang perlu diperhatikan para pemudik.
Pertama dan terpenting adalah kondisi kendaraan yang akan digunakan. Sebelum memulai perjalanan, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap komponen-komponen vital seperti mesin, sistem pengereman, level oli, kondisi aki, dan tekanan ban.
Tidak kalah pentingnya adalah memastikan fungsi lampu dan wiper bekerja optimal, mengingat kemungkinan perjalanan di malam hari atau kondisi hujan.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 5-6 April, Polri Siapkan Skema Contraflow Hingga One Way
Mengingat keterbatasan akses keluar-masuk selama pemberlakuan one way, manajemen bahan bakar menjadi faktor kritis. Para pemudik sangat disarankan untuk mengisi penuh tangki BBM sebelum memasuki jalur one way.
Hal ini untuk menghindari risiko kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, yang bukan hanya akan mengganggu perjalanan pribadi tetapi juga berpotensi menimbulkan hambatan bagi pengguna jalan lainnya.
Di era digital ini, pemanfaatan teknologi navigasi seperti Google Maps atau Waze menjadi tools yang sangat membantu.
Aplikasi-aplikasi ini tidak hanya memberikan informasi real-time tentang kondisi lalu lintas tetapi juga dapat merekomendasikan rute alternatif bila diperlukan. Penting juga untuk tetap update dengan informasi terkini dari kanal-kanal resmi kepolisian mengenai pemberlakuan sistem one way dan situasi jalan.
Aspek finansial juga perlu diperhatikan, khususnya dalam hal pembayaran tol. Pastikan saldo e-toll mencukupi untuk seluruh perjalanan, mengingat tidak semua gerbang tol menyediakan layanan top-up.
Kesiapan ini akan menghindarkan dari antrean yang tidak perlu dan membuat perjalanan lebih efisien.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia