Suara.com - Geely Auto Indonesia akan segera merakit mobil-mobilnya di Indonesia dalam waktu dekat ini, demikian dikatakan Brand Director Geely Auto Indonesia, Yusuf Anshori.
Ori, sapaan akrab Yusuf, mengatakan perakitan mobil Geely di Indonesia akan dilakukan di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.
Perakitan mobil-mobil Geely akan mulai dilakukan pada Kuartal III tahun ini dan hingga Kuartal II, Geely masih melakukan uji coba alat produksi di fasilitas tersebut.
"Kita Kuartal II ini sudah mulai. Tapi belum CKD. Alat-alat itu sudah mulai di-trial. Kita lagi proses trial, Baru di awal Kuartal III kita mulai proses CKD," kata Ori di sela-sela kunjungan ke Shanghai Auto Show 2025 di Tiongkok akhir Maret kemarin.
Meski saat ini masih fokus pada perakitan di Purwakarta bersama Handal, Ori mengatakan Geely juga mempertimbangkan untuk membangun pabriknya sendiri di Indonesia.
Apa lagi, lanjut dia, jika penjualan mobil-mobil Geely bisa mencapai angka yang menjanjikan.
"Ketika respons masyarakat besar terhadap Geely, tidak menutup kemungkinan kita buat pabrik sendiri," kata Ori.
Tetapi Ori kembali menegaskan, untuk saat ini Geely masih akan fokus untuk merakit mobil bersama Handal demi mengejar target Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN yang ditetapkan pemerintah.
"Kita masih aiming ke situ. Kita dari sisi ATPM masih wait and see, jadi masih berfokus ke TKDN 40 persen," tegas Ori.
Baca Juga: Saat Geely Mengizinkan Jurnalis Indonesia Merekam Pabrik Mobil Tercanggihnya di Changxing
Sejauh ini, Geely Auto Indonesia baru memiliki satu produk di Tanah Air, yakni Geely EX5. Kabarnya pada tahun ini akan ada satu lagi mobil anyar yang akan diboyong ke Tanah Air.
Geely EX5 sendiri masih diimpor secara utuh atau CBU dari Tiongkok ke Indonesia. Pada Maret kemarin, Geely Auto telah mengirimkan sekitar 1000 unit EX5 ke Indonesia, untuk mereka yang telah memesan SUV listrik itu di pameran IIMS 2025 di bulan Februari.
Bawa Mobil Baru di GIIAS 2025
Sementara untuk produk baru Geely, Ori mengatakan pihaknya akan meluncurkan satu lagi model baru di Tanah Air pada tahun ini. Selain itu, pabrikan akan memperkenalkan sebuah produk baru di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025 di Juli mendatang.
Akan tetapi Ori belum bisa memastikan apakah mobil yang dipamerkan di GIIAS 2025 itu kelak juga akan menjadi mobil yang diluncurkan untuk dijual Indonesia.
"Kita akan perkenalkan salah satu produk kita di GIIAS 2025. Tapi belum diluncurkan," terang Ori.
Lebih lanjut Ori menerangkan bahwa yang akan diperkenalkan dan diluncurkan di Indonesia adalah mobil listrik. Keputusan ini diambil raksasa otomotif asal Tiongkok itu melihat tingginya pertumbuhan penjualan EV di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.
"Yang di GIIAS 2025 nanti pasti EV," tegas Ori.
Geely Auto memiliki beberapa model global yang memang dirancang untuk dipasarkan di luar Tiongkok. Salah satu yang disebut-sebut punya potensi untuk masuk ke Indonesia adalah Geome Xingyuan.
Saat Ori ditanya soal peluang Geome Xingyuan akan diboyong ke Tanah Air, ia enggan mengonfirmasi maupun membantah.
"Nanti kita lihat saja," jawabnya singkat.
Tetapi saat ditanya lebih lanjut tentang peluang Geome Xingyuan bertarung di pasar EV kompak Indonesia, Ori mengakui bahwa peluangnya masih menjanjikan.
"Kalau kita melihat potensi compact EV, pemainnya masih sedikit. Potensinya sih besar," terang Ori.
Ia menambahkan, jika melihat data penjualan Gabungan Industri Otomotif Indonesia atau Gaikindo, pasar EV kompak masih sangat besar karena lebih banyak brand mobil listrik berebut di segmen SUV.
Meski demikian, lanjut Ori, Geely Auto Indonesia masih melakukan riset untuk menentukan produk apa saja yang akan dibawa ke Tanah Air di masa depan.
"Risetnya masih ditahap awal," jelas Ori, sembari menambahkan bahwa pihaknya akan menantikan respons publik terhadap mobil barunya di GIIAS 2025 mendatang.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Polytron G3 Dirakit di Indonesia, Numpang di Fasilitas Handal
-
Geely Dianugerahi Penghargaan Internasional Atas Kualitas dan Kinerja Keberlanjutan
-
Pesona Geely Panda Mini 2025, Mobil Listrik Imut Pesaing BYD yang Siap Menguasai Kota
-
Geely Auto Indonesia Tambah Dealer, Siapkan Model Baru
-
Geely EX5 Mulai Dikirim ke Konsumen
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
M6 Cocok Jadi Mobil Keluarga untuk Mudik? Simak Daftar Harga Mobil BYD Februari 2026
-
Hyundai Jawab Peluang Hadirkan Produk Kembar Hasil Kolaborasi dengan Kia di Indonesia
-
Lupakan Scoopy, Motor Suzuki Bergaya Eropa Ini Punya Fitur Kelas Atas dengan Harga Murah
-
Mobil Mitsubishi yang Ada Sunroof Apa Saja? Ini 6 Rekomendasinya
-
Era Baru Kendaraan Listrik: MAXUS Hadirkan Fasilitas Premium di Jantung PIK
-
Suzuki Splash Berapa cc? Ini Spesifikasi dan Harga Sekennya
-
Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
-
Penantang Astrea Grand dari Suzuki: Sudah Discontinue, Masih Banyak Dicari karena Komponen 'Dewa'
-
Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026