Suara.com - Hai para pecinta bus! Pernah nggak sih kamu lagi ngobrol santai, lalu tiba-tiba ada yang nyeletuk, "Eh, PO Bus tuh singkatan dari apa sih?" Terus kamu jawab dengan penuh percaya diri, "Perusahaan Otomotif!" atau malah "Persatuan Otobis!"? Eits, tahan dulu! Ini saatnya kamu kenalan sama fakta yang sebenarnya.
Siap-siap kaget: PO Bus ternyata adalah singkatan dari Perusahaan Otobus. Ya, kamu nggak salah baca. Kata "otobus" sendiri merupakan warisan dari bahasa Belanda, tepatnya dari kata autobus.
Jadi, selain terdengar keren, istilah ini juga menyimpan sejarah panjang dalam dunia transportasi Indonesia. Menarik, kan?
Menurut keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan, istilah PO Bus bukan sekadar label asal tempel.
Ini adalah istilah resmi yang digunakan untuk menyebut perusahaan yang bergerak di bidang angkutan darat menggunakan bus.
Jadi, ibarat gelar akademik, PO Bus adalah identitas formal bagi pelaku usaha transportasi berbasis bus.
Yang mungkin belum banyak diketahui, PO Bus punya banyak peran dalam sistem transportasi nasional.
Mereka nggak cuma mengantar penumpang dari titik A ke B, tapi juga punya spesialisasi masing-masing.
Ada yang fokus di rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), cocok buat kamu yang mau keliling provinsi. Ada juga yang melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), buat penjelajah sejati yang doyan lintas pulau.
Baca Juga: Tarif Mobil Dilonggarkan, Industri Otomotif AS Masuki Babak Baru di Era Trump
Selain itu, ada PO Bus yang bergerak di bidang bus kota, yang tiap hari setia mengantar pekerja dan pelajar.
Lalu ada bus pariwisata, pilihan pas buat kamu yang lagi merencanakan liburan bareng teman atau keluarga. Tak ketinggalan, banyak PO juga punya layanan antar jemput karyawan, bahkan pengiriman logistik. Lengkap banget, bukan?
Tapi jangan dikira jadi PO Bus itu gampang. Mereka harus memenuhi standar ketat dari Kemenhub, mulai dari izin trayek, kelayakan kendaraan, standar keselamatan, hingga layanan kepada penumpang.
Ibaratnya, masuk dunia PO Bus itu kayak masuk sekolah bergengsi — harus siap dengan segala ujiannya.
Menariknya, PO Bus punya peran besar di balik layar dalam kehidupan kita sehari-hari. Mereka jadi penyambung rindu bagi mahasiswa yang pulang kampung, jadi andalan para pedagang untuk mengirimkan barang, serta pilihan utama para backpacker yang ingin menjelajah nusantara tanpa bikin kantong jebol.
Secara tak langsung, PO Bus juga berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025 Awet 10 Tahun & Jarang Masuk Bengkel
-
Daihatsu Ceria: City Car Murah nan Irit yang Bikin Gembira, Segini Spesifikasi dan Harganya
-
Yang Perlu Anda Ketahui soal Wuling Darion EV sebelum Beli: Ada Adas?
-
5 MPV Bekas di Bawah Rp90 Juta, Desain Mewah dan Jarang Rewel untuk Keluarga
-
Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
-
Xpeng G7 EREV Debut 2026: Semurah Zenix Lebih Kencang dari Fortuner, Jarak 1.700 KM
-
Bosan ama Hilux? Intip Nissan Navara Bekas: Harga, Spesifikasi, Konsumsi BBM, dan Pajak Tahunan
-
5 Mobil Kecil Bekas Irit BBM untuk Anak Muda: Bodi Mungil dan Gesit di Perkotaan
-
5 Motor Matic Terbaik untuk Orang Gendut, Jok Lebar Suspensi Mantap
-
Uang Rp5 Juta Bisa Beli Honda Supra X Model Apa? Cek Rekomendasi Terbaiknya