Suara.com - Sejumlah calon penumpang membeli tiket di loket lantai dua Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (20/7/2023). Sebanyak 31 loket bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Bus Kampung Rambutan dipindahkan dari lantai dasar ke lantai dua.
Pemindahan loket penjualan tiket dari lantai dasar ke lantai dua ini untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Ada sekitar 120 Perusahaan Otobus atau PO yang ada. Tiap loket dapat digunakan empat sampai lima PO bus.
Selain itu, pemindahan loket ini juga dilakukan untuk mencegah adanya praktik percaloan tiket di area terminal. Karena area lantai dua ini merupakan area terbatas yang tidak sembarang orang bisa masuk.
Untuk area bekas loket di lantai dasar akan dijadikan tempat penitipan barang, khususnya PO yang melayani pengiriman paket barang. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Profil Oliver Bias, Eks Timnas Jerman yang Resmi Gabung Persija Jakarta
-
Bus Rombongan Pengantin Terjun ke Jurang di Katibung, Satu Penumpang Meninggal Dunia
-
Potret Terbaru Plaza Semanggi, Dulu Berjaya Kini Sepi Bak Kuburan
-
Persija Jakarta Resmi Datangkan Oliver Bias, Mantan Pemain RB Leipzig Jadi Pemain Asing Kelima
-
Terkuak, Ini Sumber Kebakaran di Gedung K-Link Tower Jaksel
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Teluk Kendari Dibersihkan dari 30 Bangkai Kapal Ikan Terbengkalai
-
Waduh, Api Abadi Mrapen yang Pernah Nyalakan Obor Asian Games Kini Padam
-
Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research untuk Perkuat Jurnalisme Berbasis Data
-
Diskusi AMSI: Media Dituntut Adaptif Hadapi Era Quantum dan Big Data
-
Dugaan Korupsi Haji, Gus Yaqut kembali diperiksa KPK
-
IHSG Anjlok Dua Hari, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri