Suara.com - Dunia media sosial dihebohkan dengan video sebuah Pajero Sport putih meluncur mulus di jalan tol, tiba-tiba dua kepala bocah menyembul dari sunroof-nya.
Pemandangan yang mungkin tampak 'instagramable' ini justru membuat para pengguna jalan lain menahan napas.
Bahkan video ini diunggah ulang oleh akun Instagram @tmcpoldametro. Polisi dalam unggahan tersebut menyebut kalau tindakan pemobil Pajero Sport tersebut ceroboh.
"Membiarkan anak berdiri di atas sunroof saat mobil sedang melaju kencang adalah tindakan ceroboh. Tanpa disadari, tindakan seperti ini menyimpan risiko yang sangat besar. Bukan hanya melanggar aturan, tapi juga bisa mengancam keselamatan jiwa anak itu sendiri," ujar polisi dalam video tersebut.
Seperti diketahui, Sunroof, si jendela langit seharusnya membawa kesejukan dan pemandangan panoramik ke dalam kabin mobil.
Di negara empat musim, sunroof adalah jawaban untuk menikmati kehangatan matahari musim semi atau kesejukan angin musim panas.
Bayangkan berkendara di Swiss Alps dengan panorama pegunungan yang mengintip dari atas kepala. Namun di negara tropis khususnya Indonesia, seringkali disalahartikan. Contohnya dalam video Instagram di atas.
Padahal risiko berbahaya bisa mengintai seorang bocah yang terlihat dalam video tersebut.
Membayangkan tubuh terlempar dari mobil yang melaju 80 km/jam bukanlah hal menyenangkan, tapi itulah risiko nyata yang mengintai.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Terbaru Diluncurkan, Ini Daftar Pembaruannya
Seperti kata pepatah, "kesempatan tidak datang dua kali" - dalam kasus ini, kesalahan juga mungkin tidak memberi kesempatan kedua. Bayangkan skenario-skenario ini:
- Risiko Terlempar : Ketika kendaraan melaju di jalan bergelombang atau mengalami pengereman mendadak, penumpang yang mengeluarkan tubuh dari sunroof berisiko terlempar keluar. Momentum dan gaya sentrifugal yang tercipta bisa menjadi kombinasi mematikan.
- Benturan dengan Objek Eksternal: Cabang pohon yang menjorok ke jalan, kabel listrik yang menggantung rendah, atau struktur jembatan dapat menjadi ancaman serius bagi penumpang yang mengeluarkan tubuh dari sunroof.
- Paparan Cuaca Ekstrem : Kondisi cuaca yang tidak terduga seperti hujan deras atau angin kencang dapat membahayakan penumpang yang mengeluarkan tubuh dari sunroof.
Keselamatan di jalan bukan sekadar anjuran, tapi kewajiban hukum yang diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Regulasi ini menekankan pentingnya sikap bertanggung jawab saat mengemudi, demi melindungi nyawa sendiri dan orang lain.
Dalam Pasal 106 ayat 1, disebutkan bahwa setiap pengemudi wajib mengendalikan kendaraannya secara wajar dan dengan penuh konsentrasi. Artinya, tidak boleh asal jalan, apalagi sampai lengah. Mengemudi bukan hanya soal kemampuan teknis, tapi juga kesadaran penuh atas risiko dan kewajiban yang melekat selama berada di balik kemudi.
Lebih jauh lagi, jika kelalaian dalam berkendara berujung pada kecelakaan yang merenggut nyawa orang lain, sanksinya tidak main-main. Pelaku bisa dijerat dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengancam hukuman penjara hingga lima tahun.
Fenomena mengeluarkan kepala atau anggota tubuh lain dari sunroof bukan sekadar masalah kepatuhan hukum, tetapi lebih pada kesadaran akan keselamatan diri dan orang lain.
Pemilik kendaraan, khususnya mobil premium seperti Pajero Sport yang dilengkapi sunroof, perlu memahami bahwa fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, bukan untuk aktivitas berisiko.
Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kesadaran kolektif dan edukasi berkelanjutan untuk memastikan setiap fitur kendaraan digunakan sesuai peruntukannya.
Viral video yang menampilkan penyalahgunaan sunroof seharusnya menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan, bahwa keselamatan tidak bisa dikompromikan demi kesenangan sesaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo