Suara.com - Harley-Davidson dikenal sebagai merek motor besar dengan harga premium, tetapi kini mereka sedang berusaha masuk ke segmen motor kecil yang lebih terjangkau.
Setelah meluncurkan X440 di India dengan harga kisaran Rp46 jutaan, pabrikan asal Amerika ini tampaknya belum puas dan berencana menghadirkan model yang lebih murah lagi.
Langkah ini diambil untuk menyesuaikan diri dengan tren pasar, di mana motor kecil semakin diminati, terutama di Asia dan Eropa.
Jika rencana ini benar-benar terealisasi, Harley-Davidson berpotensi menawarkan motor dengan harga lebih murah daripada Yamaha Nmax Turbo Tech, yang saat ini dijual Rp44 jutaan di Indonesia, menurut laporan Motorcycle News.
Harley-Davidson Siap Masuk ke Segmen Motor Murah
Harley-Davidson selama ini dikenal sebagai produsen big cruiser, tetapi mereka telah mengambil langkah besar dengan masuk ke segmen motor kapasitas kecil melalui model X440, yang dibuat oleh Hero MotoCorp di India.
Kini, perusahaan ingin lebih jauh masuk ke pasar motor entry-level, terutama setelah menghentikan produksi Sportster 883 dan Forty-Eight di Eropa.
Kolja Rebstock, Vice President Harley-Davidson untuk pasar internasional, mengungkapkan bahwa mereka kehilangan volume penjualan setelah menghentikan lini Sportster, yang sebelumnya cukup sukses.
Tantangan terbesar bagi mereka adalah bagaimana menghadirkan motor kecil yang tetap menguntungkan secara finansial.
Baca Juga: Ini Kabar Terbaru BYD Seal yang Mengeluarkan Asap di Palmerah
“Kami telah memahami bahwa kami membutuhkan model entry-level sebagai pintu masuk ke merek ini,” ujarnya.
Strategi Produksi di Luar Amerika
Salah satu faktor yang memungkinkan Harley-Davidson menawarkan motor murah adalah produksi yang dilakukan di luar Amerika Serikat.
Pabrik mereka di Thailand telah digunakan untuk memenuhi pasar internasional, dan menurut Rebstock, kualitas produksi di pabrik ini sudah mendapat feedback positif.
Ini berarti, jika Harley-Davidson benar-benar meluncurkan motor yang lebih murah, kemungkinan besar produksinya akan dilakukan di Asia untuk menekan biaya.
Perubahan Citra dan Target Pasar Baru
Berita Terkait
-
Ini Kabar Terbaru BYD Seal yang Mengeluarkan Asap di Palmerah
-
Jaga Kualitas Motor, Yamaha Dorong Pelangggan Datang ke Bengkel Resmi
-
5 Motor Matic Bekas Murah: Tampang ala Vespa, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Lampu Depan Bernuansa Retro, Harga Setara Honda Brio: Pesona Govecs e-Schwalbe yang Unik
-
Hal yang Harus Diketahui saat Oli Motor Berubah Warna Jadi Hitam Pekat
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi