Suara.com - Pemerintah resmi menaikkan anggaran pengadaan kendaraan dinas untuk pejabat eselon I.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI Nomor 32 Tahun 2025, biaya pengadaan kendaraan dinas tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp931.648.000, naik dari sebelumnya Rp878.913.000 pada tahun 2025, nyaris Rp 1 miliar nih.
Menariknya, kenaikan ini bukan tanpa alasan. Direktur Sistem Penganggaran Direktorat Jenderal Keuangan Kemenkeu, Lisbon Sirait, menjelaskan bahwa anggaran tersebut disesuaikan untuk pengadaan mobil listrik dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
Dengan budget Rp931 jutaan, pilihan mobil listrik apa saja yang cocok untuk pejabat tinggi negara? Mari simak 5 rekomendasi berikut!
1. Hyundai Ioniq 5
Ioniq 5 tampil dengan desain futuristik yang terinspirasi dari model Hyundai Pony tahun 1970-an. Bentuknya kotak namun aerodinamis dengan garis-garis tegas.
Untuk versi Batik Edition, desainnya lebih eksklusif dengan motif batik pada beberapa bagian eksterior dan interior, menekankan unsur nasionalisme.
Fitur
- Head-up display dengan augmented reality
- Sistem infotainment dengan layar sentuh 12,3 inci
- Vehicle-to-Load (V2L) untuk mengisi daya perangkat eksternal
- Driver assistance system lengkap
- Panoramic sunroof
- Interior yang lapang berkat platform khusus EV
Spesifikasi
Baca Juga: Ekspansi Agresif BYD Berujung Pada Penutupan Puluhan Dealer Resmi
- Motor listrik dengan tenaga 217 PS (RWD) atau 305 PS (AWD)
- Baterai 72,6 kWh dengan jarak tempuh hingga 481 km (WLTP)
- Pengisian daya cepat 10-80% dalam 18 menit (350 kW DC)
- Akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,2 detik (AWD)
Harga
- Ioniq 5 Signature Long Range: Rp844 juta
- Ioniq 5 Batik Edition: Rp911,2 juta
2. BYD Seal Performance
Sedan sporty dan elegan ini bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Garis aerodinamis terinspirasi dari Ocean Aesthetics Design Language, memberikan koefisien hambatan udara rendah (0,219 Cd) yang mengesankan. Panel atap panoramik seluas 1,72 meter persegi memberi kesan mewah dan lapang.
Fitur
- Layar sentuh putar 15,6 inci
- Sistem infotainment dengan AI voice assistant
- Advanced Driver Assistance Systems (ADAS)
- Harman Kardon Premium Audio System dengan 12 speaker
- Ambient lighting dengan 64 pilihan warna
Spesifikasi
- Dual motor AWD dengan tenaga kombinasi 530 PS
- Torsi 700 Nm dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,8 detik
- Baterai Blade LFP 82,5 kWh
- Jarak tempuh hingga 520 km (WLTP)
- Teknologi baterai Cell-to-Body untuk keamanan dan efisiensi
Harga
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol