Suara.com - Pemerintah Indonesia terus berkomitmen mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan dengan melanjutkan program subsidi motor listrik murah sebesar Rp7 juta per unit pada tahun 2025. Subsidi ini berlaku untuk motor listrik yang diproduksi di Indonesia dan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.
Selain potongan harga yang signifikan, pembeli juga diuntungkan dengan pajak tahunan Rp0, sehingga total pengeluaran jauh lebih hemat dibandingkan motor konvensional. Lantas apa saja rekomendasi motor listrik subsidi dari pemerintah? Simak penjelasan berikut ini.
1. Alessa Duo (Harga setelah subsidi: Rp12,9 juta)
Motor listrik Alessa Duo hadir dengan desain elegan dan minimalis, berdimensi 1.790mm x 720mm x 1.130mm. Ditenagai baterai lithium ion 60V 22AH, motor ini punya fitur pengisian cepat yang memangkas waktu charging menjadi hanya 30 menit. Keamanan terjamin berkat aplikasi Alessa Super yang memungkinkan kamu mengontrol motor dari jarak jauh.
2. Exotic Mizone (Harga setelah subsidi: Rp6,19 juta)
Exotic Mizone tampil stylish dan modern minimalis dengan bobot ringan, hanya 96 kg, namun mampu mengangkut beban hingga 150 kg. Motor ini dibekali motor 1000 watt, kecepatan maksimal 75 km/jam, dan jarak tempuh 60 km sekali pengisian.
Tersedia 4 mode kecepatan (Eco, Normal, Sport, Boost) serta fitur keamanan lengkap seperti Security Alarm Alert, Lock Motor, Find Vehicle, dan Keyless Mode.
3. ECGO 3 (Harga setelah subsidi: Rp15,9 juta)
Diproduksi oleh PT Green City Traffic di Jakarta, ECGO 3 memadukan gaya klasik dengan fitur modern. Motor ini mengandalkan baterai LiFePO4 64 V 27 Ah yang membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk pengisian daya penuh. Dengan daya mesin 3.000 watt, motor ini mampu menempuh jarak 80 km dan mencapai kecepatan puncak 70 km/jam.
Kapasitas angkutnya hingga 150 kg, dilengkapi rem cakram depan-belakang, ban tubeless 12 inci, pencahayaan full LED, serta fitur Keyless Mode, Remote Alarm, Speedometer Digital, Reverse Mode, dan Sistem Kejut Ganda.
4. Greentech Scood Vrla (Harga setelah subsidi: Rp7,5 juta)
Greentech Scood Vrla dirancang untuk jarak tempuh yang jauh. Motor ini diklaim mampu menempuh 100 km dengan kecepatan maksimal 65 km/jam. Ditenagai baterai KK Super Graphene 72V 32Ah dan daya maksimal 1500 watt.
Bobot kendaraannya 91.5 kg dengan beban maksimal 175 kg. Sistem pengeremannya menggunakan rem cakram di bagian depan dan belakang, didukung oleh ban berukuran 90/90 dengan diameter 10 inci. Baterainya juga mendapatkan garansi 15 bulan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Memori 256 GB Harga Rp1 Jutaan, Kamera 50 MP Full Keunggulan
5. Honda EM1 e (Harga setelah subsidi: Rp33 juta)
Honda EM1 e adalah pilihan ideal untuk melibas kemacetan kota berkat ukurannya yang mungil dan bobotnya yang cuma 93 kg. Ditenagai baterai lithium-ion 26,1 AH, motor ini dapat menempuh jarak hingga 41,1 km dengan kecepatan maksimal 45 km/jam.
Fitur pendukungnya meliputi rem depan elektrik, transmisi CVT, dan suspensi depan telescopic fork untuk kenyamanan manuver.
6. Polytron Fox R (Harga setelah subsidi: Rp13,5 juta)
Polytron Fox R menawarkan desain modern dan futuristik dengan lampu LED dan daytime running light. Motor listrik ini bisa menempuh jarak impresif sampai 130 km dan melaju hingga 95 km/jam, menjadikannya opsi yang patut dipertimbangkan.
Ditenagai motor listrik 3000 Watt dan baterai 3.7 kWh yang tahan air dan debu. Sistem pengereman cakram depan dan belakang, suspensi simetris, tombol mundur, serta garansi seumur hidup untuk baterai dan garansi 1 tahun untuk dinamo/kontroler. Selain itu Polytron juga menyediakan stasiun fast charging.
7. Uwinfly X6 Smart (Harga setelah subsidi: Rp15 juta)
Uwinfly X6 Smart memiliki desain modern dengan performa mumpuni. Meskipun desainnya mencolok, posisi duduknya yang serupa motor matic besar memastikan kenyamanan saat berkendara. Didukung baterai 60V 20Ah dan dinamo 1000W, motor ini mampu mencapai kecepatan maksimal 55 km/jam.
Jadi, motor listrik subsidi mana yang paling menarik perhatianmu?
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi HP Memori 256 GB Harga Rp1 Jutaan, Kamera 50 MP Full Keunggulan
-
7 Mobil Bekas Murah dengan Sunroof Harga Mulai Rp 80 Jutaan: Mewah Nggak Harus Mahal!
-
6 Mobil Termurah di Indonesia 2025, Harga Baru Bukan Bekas cuma Rp 100 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp 4 Jutaan Terbaik Juni 2025. Performa Ngebut Libas Semua Game
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Kapasitas 8 Orang, Kursi Nyaman untuk Perjalanan Jauh
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC