Suara.com - Kementerian Perdagangan China akan memperketat aturan ekspor mobil bekas di tengah marakya mobil bekas nol kilometer yang beredar di pasar otomotif dalam negeri.
Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, He Yadong menyampaikan komitmen pemerintah China dalam mengatur kembali aturan perdagangan mobil bekas di dalam negeri.
"Kementerian akan terus bekerja sama dengan instansi terkait keputusan bersama yang dibuat pada Februari 2024 lalu, yang juga ditandatangani oleh empat lembaga pemerintah lainnya untuk memperluas operasi ekspor mobil bekas secara nasiona,l ujar He Yadong, dikutip dari Carnewschina, Jumat (4 Juli 2025).
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya program uji coba yang dilakukan sejak 2019.
He Yadong menyebut bahwa perdagangan mobil bekas adalah praktik internasional yang lazim. Dirinya juga menegaskan bahwa mobil adalah barang tahan lama yang memegang peran penting di pasar global maupun domestik.
Berdasarkan data resmi, pada 2023 China telah mengekspor 275.000 unit kendaraan bekas dengan nilai ekspor mencapai sekitar 6,88 miliar USD atau sekitar Rp 111,3 triliun rupiah.
Sementara, pada 2024 jumlah ekspornya melonjak menjadi lebih dari 436.000 unit yang berarti naik 58,5 persen dalam setahun.
Standar Naional dan Persyaratan Teknis
Berdasarkan kerangka ekspor yang diperluas, kendaraan bekas wajib memenuhi standar mutu nasional yaitu WM/T 8-2022 untuk mobil penumpang bekas dan WM/T 9-2022 untuk kendaraan komersial hingga truk trailer.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit BBM: Cocok untuk Anak Kuliah dan Pekerja Muda, Mulai Rp70 Juta
Setiap kendaraan harus melalui inspeksi dari lembaga pihak ketiga yang bersertifikat. Selain itu, eksportir diwajibkan untuk menyerahkan laporan hasil inspeksi tersebut.
Eksportir juga harus mematuhi regulasi impor yang berlaku di negara tujuan termasuk penyertaan dokumen deklarasi kesesuaian jika dibutuhkan.
Regulator China juga mendorong penggunaan sistem Automotive Maintenance Electronic Health Record (Catatan Kesehatan Elektronik Perawatan Otomotif) untuk memverifikasi riwayat servis kendaraan.
Langkah tersebut bertujuan untuk memberikan standar pada proses ekspor dan memastikan kendaraan yang dikirim memenuhi ekspektasi teknis di dalam negeri maupun luar negeri.
Mobil Bekas Nol Kilometer
Aturan baru ini muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap praktik pasar mobil bekas domestik, khususnya fenomena “Mobil bekas 0 kilometer” yaitu mobil yang didaftarkan dengan status terjual padahal belum pernah dipakai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026
-
Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa
-
Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas
-
Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap
-
Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru
-
SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan
-
Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?
-
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
-
Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang