Suara.com - Anggapan bahwa mobil bekas punya kualitas yang di bawah standar adalah anggapan yang kurang tepat sama sekali.
Persepsi tersebut juga diikuti dengan pandangan bahwa mobil bekas cenderung boros bensin karena mesinnya terbilang "kuno".
Faktanya, ada segudang unit mobil bekas yang masih berjaya di tengah mobil-mobil baru.
Beberapa mobil bekas dari berbagai produsen juga sudah dilengkapi dengan teknologi yang canggih pada masanya untuk menghemat BBM.
Performa dari mobil-mobil bekas tersebut juga tak dapat diremehkan karena "dipersenjatai" dengan mesin yang bandel dan tak rewel meski dipakai dalam jangka panjang.
Berikut rekomendasi mobil bekas yang kualitasnya masih dapat tahan bersaing di tengah tahun 2025.
1. Nissan March 2000-2013
Mobil berbentuk kompak dan mungil ini berjaya hingga belasan tahun bukan tanpa sebab.
Sejak tahun 2000-an awal, Nissan March telah bersaing ketat di pasar mobil kompak yang makin canggih.
Nissan March akhirnya berhasil bertahan hidup hingga kini dengan adanya pembaruan brand berupa New March.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Bekas Toyota Mesin Diesel di Bawah Rp100 Juta
Sebelum menjadi New March, Nissan March sudah dibekali dengan segudang kelebihan.
Salah satunya yakni kabin yang cukup luas kendati eksterior dan bodinya ramping dan langsing.
Mobil ini juga gesit saat bermanuver di berbagai kondisi medan, berkat desainnya yang kompak.
Mesinnya juga tak dapat diremehkan. Mobil ini tersedia dalam dua opsi mesin yakni kapasitas 1,2 liter dan 1,5 liter.
Khusus untuk 1,5 liter, ada teknologi CVTC (Continuously Variable-valve Timing Control).
Harga mobil yang irit ini sekitar Rp48 juta hingga Rp180 juta sesuai dengan tahun keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan