Suara.com - Di tengah gempuran motor sport fairing dan naked bike yang terus bersaing di segmen 150–250cc, muncul sebuah inovasi yang menarik perhatian dunia otomotif: Punk CVT190.
Bukan sekadar modifikasi atau konsep semata, motor asal Foshan, Tiongkok ini adalah hadir mengejutkan.
Sebuah motor sport bertenaga 188cc tanpa transmisi manual, melainkan mengusung sistem CVT (Continuously Variable Transmission) seperti skuter matik seperti dilansir dari 2banh.vn.
Bagi Anda yang menginginkan tampilan sporty ala Eropa namun tetap nyaman di jalanan macet, Punk CVT190 bisa jadi jawaban.
Simak ulasan mendalam berikut ini, yang mencakup desain, spesifikasi, performa, hingga potensi kehadirannya di pasar Indonesia.
Desain Agresif ala Motor Sport Eropa, Tapi Tanpa Tuas Kopling
Saat pertama kali melihat Punk CVT190, Anda mungkin langsung teringat pada Ducati Monster atau Yamaha MT07/MT09.
Desainnya sangat agresif dan modern, dengan siluet ramping, tangki bahan bakar berotot, dan postur yang renda yang merupakan ciri khas motor naked sport premium.
Namun, yang membuatnya unik adalah ketiadaan tuas kopling dan pedal gigi.
Baca Juga: Seganteng Honda CT125, Harga Setara Scoopy! Intip Pesona Motor Bebek Petualang Porter 125
Ya, meskipun tampil seperti motor sport 250cc, motor ini sepenuhnya otomatis. Anda cukup naik, nyalakan, dan tarik gas seperti skutik biasa.
Fitur-fitur desain yang menonjol:
- Rangka Teralis Ekspos: Memberi kesan kokoh dan sporty, sekaligus menjadi elemen estetika utama.
- Suspensi Upside Down (USD): Memberi stabilitas lebih di tikungan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.
- SingleSided Swingarm (ProArm): Menampilkan velg belakang dengan gaya sport eksklusif, jarang ditemui di kelas harganya.
- Knalpot Underbelly: Diposisikan di bawah mesin, memberi tampilan bersih dan aerodinamis.
- Pencahayaan Full LED: Lampu depan, sein, hingga lampu belakang menggunakan teknologi LED dengan desain futuristik.
Dengan kombinasi ini, Punk CVT190 berhasil mengelabui mata — siapa sangka motor ini tanpa gigi?
Spesifikasi Mesin: Performa Cukup, Torsi Responsif
Meskipun mengusung transmisi CVT, jangan anggap remeh jantung mekanisnya. Punk CVT190 dibekali mesin yang cukup serius untuk kelasnya:
- Tipe Mesin: 1 silinder, 4 tak, berpendingin cairan (liquidcooled)
- Kapasitas: 188 cc
- Tenaga Maksimal: 15,5 dk @ 8.000 rpm
- Torsi Puncak: 17,5 Nm @ 5.000 rpm
- Transmisi: CVT (otomatis tanpa kopling)
- Rangka: Teralis baja
- Rem Depan-Belakang: Cakram ganda dengan ABS (opsional)
Mesin 188cc ini menawarkan torsi puncak di putaran menengah (5.000 rpm), artinya akselerasi dari kecepatan rendah hingga sedang sangat responsif — cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Meski tenaganya tidak sebesar motor sport 250cc, karakternya lebih *userfriendly*, apalagi dengan sistem CVT yang menghilangkan kelelahan saat macet.
Kenapa Punk CVT190 Unik? Ini Kelebihan dan Kelemahannya
Kelebihan:
- Tampilan sporty ala motor Eropa, tapi berkendara sepraktis skutik.
- Cocok untuk pengendara urban yang ingin tampil beda tanpa repot oper gigi.
- Fitur modern seperti USD, singlesided swingarm, dan LED — jarang ada di kelas harganya.
- Transmisi CVT membuatnya ramah bagi pemula maupun pengendara harian.
Kekurangan:
- CVT bisa terasa kurang "sporty" bagi penggemar motor manual yang suka kontrol penuh.
- Belum tersedia di pasar global (termasuk Indonesia).
- Performa mesin 188cc terbatas untuk kebutuhan touring jarak jauh.
Harga dan Potensi di Pasar Indonesia
Di Tiongkok, Punk CVT190 dijual dengan harga 15.800 Yuan, setara Rp 35 jutaan (kurs Agustus 2024).
Harga ini menempatkannya dalam segmen yang sama dengan Honda CBR150R, Yamaha R15, atau KTM RC 125 di Indonesia.
Jika suatu hari motor ini masuk ke Tanah Air, ia bisa menjadi alternatif menarik bagi:
- Pekerja kantoran yang ingin tampil sporty tanpa ribet saat macet.
- Pemula yang ingin naik kelas dari skutik ke motor sport.
- Penggemar motor bergaya Eropa tapi tidak ingin belajar kopling.
Punk CVT190 adalah contoh nyata bagaimana teknologi dan desain bisa menyatukan dua dunia yang berbeda: sportivitas dan kemudahan.
Dengan desain yang menggoda, fitur modern, dan konsep "sport matic", motor ini layak diperhitungkan — terutama jika suatu hari hadir di pasar Indonesia.
Apakah Anda siap mengendarai motor sport tanpa kopling? Mungkin saatnya mulai membuka pikiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV
-
Skip Beli Avanza Bekas Jika Ada Gejala Satu Ini daripada Rungkad pas Lebaran