- Sistem Otomatiasi Pabrik Toyota Karawang
- Toyota Produksi Corolla Hingga Kijang di Indonesia untuk Penuhi Permintaan Eksport
- Penggunaan Robot di Pabrik Produksi Toyota Indonesia
Suara.com - Pabrik otomotif saat ini sudah mulai menggunakan sistem otomatisasi. Penggunaan robot canggih untuk memproduksi mobil sudah jamak dilakukan.
Tak terkecuali PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sudah menggunakan sistem robot untuk memproduksi mobil.
Robot-robot yang digunakan bertugas melakukan beberapa pekerjaan mulai dari pencetakan komponen, pengelasan, sampai pengecatan.
Dijelaskan Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam, sistem otomatisasi di pabrik Toyota tidak serta merta menggantikan tugas manusia.
"Bagi kami otomatisasi bersifat mendukung kinerja terutama untuk menjaga kualitas, meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja. Sehingga presentase otomatisasi dari masing-masing fasilitas produksi Toyota bervariasi," ujar Bob Azam, baru-baru ini, di sela kunjungan ke pabrik Toyota, di Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/9/2025).
Meski demikian, Bob menegaskan, otomatisasi tidak serta-merta mengurangi jumlah tenaga kerja yang berada di pabrik Toyota.
"Karena fokus dari otomatisasi adalah keselamatan kerja dan pada pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi," terangnya.
Produksi Corolla Hingga Kijang
Toyota resmi hadir di Indonesia melalui pendirian Toyota Astra Motor (TAM) pada 1971, disusul Multi-Astra (1973), Toyota Mobilindo (1976), dan Toyota Engine Indonesia (1982).
Baca Juga: 5 Mobil Off-Road Bekas yang Nilainya Awet, Cocok untuk Investasi
Seluruh entitas kemudian dilebur menjadi TAM pada 1989, sebelum akhirnya direstrukturisasi pada 2003 menjadi dua entitas, yaitu Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk manufaktur dan ekspor, serta TAM sebagai distributor resmi.
Model pertama yang diperkenalkan Toyota adalah Corolla pada 1971. Dua tahun kemudian, Toyota memulai aktivitas perakitan lokal, menandai langkah awal menuju kemandirian industri otomotif. Puncaknya terjadi pada 1977 saat lahir Toyota Kijang generasi pertama, kendaraan serbaguna yang dirancang khusus untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.
Kelahiran Kijang erat kaitannya dengan program Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS) dari pemerintah. Program ini bertujuan menyediakan kendaraan dengan harga terjangkau untuk menunjang pembangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026