- Harga Fantastis: Honda PCX 160 RoadSync meluncur di Laos dengan banderol harga mencapai Rp 76 jutaan.
- Dua Kali Lipat: Harga satu unit PCX 160 di Laos setara dengan dua unit tipe CBS di Indonesia.
- Penyebab Mahal: Status impor utuh (CBU) dan pajak tinggi menjadi biang keladi harga yang melambung.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari negara tetangga, di mana harga Honda PCX 160 RoadSync bikin heboh karena tembus Rp 76 jutaan saat resmi meluncur di Laos.
ngka ini sontak jadi sorotan, karena dengan banderol segitu, kamu bisa memboyong dua unit PCX 160 tipe CBS dari dealer di Indonesia!
Penasaran kenapa harganya bisa melambung setinggi itu dan apa istimewanya varian RoadSync ini?
Mari kita kupas tuntas semua yang perlu kamu tahu, mulai dari alasan di balik harganya yang fantastis hingga detail fitur yang ditawarkan.
Harga yang Bikin Kaget, Setara Skutik 250cc
NCX Honda, distributor resmi di Laos, baru saja memperkenalkan All New PCX 160 2025 dengan fitur canggih RoadSync.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah label harganya yang mencapai 99.080.000 Kip Laos.
Jika dikonversikan ke Rupiah, angkanya setara dengan Rp 76.017.643.
Harga ini jelas membuat banyak orang terperangah, karena di Indonesia, Honda PCX 160 CBS dibanderol "hanya" Rp 34.580.000.
Baca Juga: 7 Motor Touring Tangki Besar Mulai 8 Jutaan: Jarang Mampir SPBU, Perjalanan Nyaman
Artinya, satu PCX 160 RoadSync di Laos bisa ditukar dengan dua unit PCX 160 CBS di sini, bahkan masih ada sisa!
Mengapa Harganya Bisa Begitu Mahal?
Pertanyaan besar pun muncul: kenapa harganya bisa berbeda sejauh itu?
Usut punya usut, ada beberapa faktor krusial yang membuat harga skutik ini meroket di Laos.
- Status Impor Utuh: Berbeda dengan di Indonesia, PCX 160 di Laos didatangkan secara utuh (Completely Built-Up/CBU) dari negara lain, kemungkinan besar dari Thailand atau Vietnam.
- Pajak Berlapis: Sebagai barang impor, motor ini dikenai berbagai jenis pajak yang membuat biayanya membengkak secara signifikan.
- Struktur Pasar: Menurut riset, harga kendaraan di pasar Laos secara umum memang lebih tinggi. Jadi, fenomena ini tidak hanya terjadi pada PCX 160, tapi juga pada hampir semua model kendaraan lainnya.
Jadi, meskipun terdengar fantastis, harga tersebut dianggap wajar untuk kondisi pasar otomotif di Laos.
Apa Itu Fitur RoadSync?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia