- Maraton Vietnam: Riset E5 satu dekade, baru berani intip E10. Ini soal perhitungan, bukan kecepatan.
- Sprint Indonesia: Target E10 cuma 2-3 tahun, sebuah langkah nekat atau justru manuver jenius?
- Kunci di Pom Bensin: Sukses atau tidaknya program ini ada di kesiapan infrastruktur, bukan cuma soal tebu.
Suara.com - Di sirkuit kebijakan energi Asia Tenggara, sedang terjadi duel strategi yang bikin deg-degan. Indonesia tancap gas di jalur cepat dengan rencana Bioetanol E10, sementara Vietnam memilih bermain aman di jalur maraton yang penuh perhitungan.
Siapa yang akan sampai di garis finis lebih dulu dan, yang lebih penting, dengan selamat?
Seperti diketahui, Indonesia kini tengah gencar untuk menerapkan BBM campur Etanol 10 persen.
Gebrakan pemerintah untuk mewajibkan bensin campur etanol 10 persen (E10) memang punya alasan kuat.
Ini adalah tiket kita untuk mengurangi 'candu' impor minyak yang angkanya bikin pusing kepala.
Sekaligus, jadi cara pamer ke dunia kalau kita serius mengejar target Net Zero Emission 2060.
Niatnya super mulia, kita semua setuju. Tapi, pertanyaannya kini bergeser: apa kita siap lari secepat ini?
Vietnam: Si Pelari Maraton yang Penuh Perhitungan
Vietnam mengajarkan kita satu hal: urusan energi itu bukan ajang balap liar.
Baca Juga: Terpopuler: Nissan Siapkan Pesaing HR-V, Tandingan Jimny dengan Harga Miring
Seperti dilansir dari PVOil, mereka memperlakukan transisi ini layaknya seorang pelari maraton yang mengatur napas dan strategi.
Pemanasan 10 Tahun dengan E5:
Sejak 2010, jalanan Vietnam sudah akrab dengan bensin E5. Ini memberi mereka waktu satu dekade penuh untuk riset, mengedukasi warga, dan melihat dampaknya secara langsung.
Uji Coba Terukur, Bukan Ujug-Ujug:
Mereka tak langsung ganti semua. PVOIL, Pertamina-nya Vietnam, baru memulai tes pasar E10 pada Agustus 2025 di kota-kota tertentu. Pelan-pelan, yang penting presisi.
Infrastruktur Dibenahi Dulu:
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya