- Regulasi Mengejutkan: Vietnam melarang total motor bensin di pusat kota Hanoi mulai pertengahan 2026.
- Ancaman Ekonomi Dahsyat: Kebijakan ini berisiko menggerus pasar otomotif senilai Rp76,2 triliun.
- Efek Domino PHK: Ratusan ribu pekerja di sektor otomotif terancam kehilangan pekerjaan.
Suara.com - Sebuah keputusan radikal datang dari Vietnam, siap-siap ucapkan selamat tinggal pada motor bensin di jantung ibu kotanya. Apakah ini bisa menjadi gempa bumi bagi raksasa otomotif Jepang seperti Honda dan memicu badai PHK yang mengancam stabilitas ekonomi.
Pemerintah Jepang bersama aliansi pabrikan otomotif utamanya, termasuk Honda, telah melayangkan protes keras.
Bagaimana tidak? Vietnam adalah salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia, dengan nilai pasar diperkirakan mencapai 4,6 miliar Dolar Amerika Serikat atau setara Rp76,2 triliun tahun ini.
Pada bulan Juli lalu, Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, secara resmi mengeluarkan arahan tegas.
"Melarang sepeda motor bertenaga bensin memasuki pusat ibu kota mulai pertengahan 2026," demikian bunyi arahan tersebut, yang menjadi sinyal bahaya bagi para pemain besar di industri ini.
Alasan di Balik Kebijakan Kontroversial
Secara resmi, pemerintah Vietnam berdalih ingin menekan angka polusi udara yang semakin mengkhawatirkan di Hanoi.
Kota ini memang sering masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Namun, di balik niat mulia tersebut, ada kepentingan ekonomi raksasa yang terancam.
Baca Juga: PHK Massal Mengintai Pabrik Honda Imbas Larangan Motor Bensin
Kebijakan ini dianggap sebagai langkah paksa untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik, sebuah agenda yang didukung oleh banyak negara maju.
Dominasi Honda yang Terancam Runtuh
Bicara soal motor di Vietnam, berarti bicara soal Honda. Ketergantungan negara ini pada pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut sudah sampai level ekstrem.
- Raja Jalanan: Dari total populasi 100 juta jiwa, jumlah motor terdaftar di Vietnam hampir mencapai 80% dari total populasi.
- Penguasa Pasar Absolut: Honda menguasai 80% pangsa pasar di Vietnam, sebuah dominasi yang nyaris tak tergoyahkan selama puluhan tahun.
- Angka Penjualan Fantastis: Tahun lalu saja, Honda berhasil menjual hingga 2,6 juta unit kendaraan di negara tersebut.
Kebijakan ini praktis menjadi lonceng kematian bagi dominasi Honda dan pabrikan Jepang lainnya yang selama ini nyaman dengan mesin konvensional.
Pasar yang mereka bangun dengan susah payah terancam hilang dalam sekejap.
Gelombang PHK Massal di Depan Mata
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Biaya Cabut Berkas Mobil dan Cara Mengurusnya
-
Cara Balik Nama Mobil: Panduan Mudah untuk Pemilik Baru Kendaraan Bekas
-
Kapan Waktu Terbaik Beli Mobil Baru? Ini Pilihannya agar Hemat Puluhan Juta
-
Toyota Perpanjang Periode Harga Pre-Book Veloz Hybrid di Rp 299 Juta
-
Gaji Rp5 Juta Bisa Dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Murah dan Tips Biar Cicilan Tak Seret
-
Terpopuler: Wali Kota Selamat usai Ditembak RPG Mobil Bikin Penasaran, Suzuki Terdepak dari Thailand
-
Detik-Detik Wali Kota di Filipina Ditembak RPG, Mobil Rp600 Jutaan Jadi Penyelamat
-
McLaren Endurance Racing Kini Diperkuat Teknologi Pelumas Kelas Dunia
-
Komparasi Dua EV Mungil: Changan Lumin vs Seres E1
-
Tak Cuma Estetika, Ini Alasan Orang Lebih Suka Toyota Yaris Bakpao Dibanding Yaris Lele