- GPX DZ2 meluncur di kelas 150cc dengan fitur ABS, TCS, dan layar TFT 6 inci.
- Skutik harga Rp30 jutaan ini tantang dominasi pasar dengan mesin 4 katup berpendingin cairan.
- Desain agresif dan fitur konektivitas smartphone jadi nilai jual utama untuk kaum urban.
Suara.com - Pasar skuter matik (skutik) kelas 150cc kembali memanas dengan kehadiran penantang baru yang berani merusak harga pasar namun membawa fitur "sultan".
GPX, pabrikan asal Thailand yang sudah berpengalaman 18 tahun, resmi meluncurkan GPX DZ2 dengan spesifikasi yang bisa membuat kompetitor Jepang ketar-ketir.
Motor ini hadir menjawab kebutuhan kaum urban yang menginginkan tunggangan canggih, kencang, namun tetap ramah di kantong dengan harga setara Rp 30 jutaan saja.
Desain "Hyper-Trex" yang Agresif
GPX DZ2 mengusung konsep "Hyper-Trex" yang menargetkan pengguna modern perkotaan.
Tampilannya sangat sporty premium dengan garis bodi tajam yang mempertegas karakter agresifnya.
Proporsi bodinya dirancang padat namun tetap ringan dan lincah untuk meliuk di kemacetan.
Sistem pencahayaan sudah Full LED di seluruh bagian motor, memberikan kesan mewah dan visibilitas maksimal.
Lampu depan menggunakan desain proyektor khusus yang memberikan tatapan tajam dan modern.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Lebih Murah dari Harga Nmax, Pilihan Sedan hingga MPV
Bobot motor ini hanya 130 kilogram, menjadikannya salah satu yang paling ringan dan mudah dikendalikan di kelasnya.
Mesin 4 Katup yang Responsif
Dapur pacu menjadi salah satu sektor yang tidak main-main digarap oleh GPX.
DZ2 dibekali mesin baru bernama HYPER-i berkapasitas 149,6 cc.
Mesin ini berkonfigurasi 1 silinder, 4-tak, SOHC dengan 4 katup dan berpendingin cairan.
Penggunaan 4 katup menjamin respons throttle yang lebih baik dari putaran bawah hingga menengah.
Karakter mesin ini dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang menyenangkan namun tetap mudah dikontrol.
Sangat cocok bagi pemula maupun bikers berpengalaman yang membutuhkan kendaraan harian yang serius.
Fitur Keselamatan di Atas Rata-rata
GPX DZ2 berani menyematkan fitur keselamatan yang biasanya hanya ada di motor dengan harga jauh lebih mahal.
Sektor pengereman sudah menggunakan cakram depan 260 mm dan cakram belakang 220 mm.
Hebatnya, kaliper rem depan sudah menggunakan model Radial Mount, spesifikasi yang biasa ditemukan pada sport bike besar.
Sistem pengereman semakin aman dengan fitur ABS (Anti-lock Braking System) dual channel (depan-belakang).
Tak hanya itu, motor ini juga dilengkapi TCS (Traction Control System) untuk mencegah roda selip yang bisa diaktifkan atau dimatikan sesuai kebutuhan.
Di kelas 150cc, paket fitur keselamatan ini bisa dibilang salah satu yang terlengkap di pasaran saat ini.
Teknologi Canggih Memanjakan Pengendara
Salah satu nilai jual utama DZ2 adalah fitur teknologinya yang "tumpah-tumpah" untuk ukuran harganya.
Panel instrumen menggunakan layar TFT 6 inci Full Color yang sangat informatif dan memanjakan mata.
Layar ini mendukung konektivitas smartphone melalui Bluetooth.
Pengguna bisa memanfaatkan aplikasi Carbit Ride yang memiliki fungsi Mirror Screen untuk navigasi.
Tersedia juga kompartemen pengisian daya ganda dengan slot USB-A dan USB-C.
Kunci kontak sudah menggunakan Smart Key dengan standar IP67 yang tahan air dan debu, serta dilengkapi sistem anti-maling.
Tangki bahan bakar berkapasitas 8 liter diposisikan di depan untuk kemudahan pengisian tanpa perlu turun dari motor.
Harga Kompetitif dengan Garansi Panjang
GPX membanderol DZ2 dengan harga 73.500 Baht atau jika dikonversi sekitar Rp 33 jutaan (kurs berlaku).
Harga ini tergolong sangat "sadis" mengingat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan.
Tersedia dalam 4 pilihan warna menarik: Crayon Grey, Super Black, Matte Brown, dan Lava Red.
GPX juga memberikan jaminan ketenangan dengan garansi mesin selama 3 tahun atau 30.000 km.
Bagi Anda yang mencari motor harian anti-mainstream dengan fitur melimpah, GPX DZ2 adalah opsi yang value for money-nya sulit ditolak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?
-
7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas
-
5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh
-
BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea
-
Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY
-
Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer
-
5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas
-
Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?