Suara.com - Mitsubishi Eclipse Cross adalah salah satu mobil SUV kompak yang diam-diam punya banyak keunggulan.
Meski tidak sepopuler pesaing seperti Honda HR-V, mobil ini justru menawarkan kombinasi yang sering dicari banyak pengemudi, mesin turbo bertenaga, fitur lengkap, harga bekas yang menggiurkan, serta biaya pajak yang masih ramah dompet.
Jika kamu sedang mempertimbangkan SUV turbo dengan budget hemat, berikut 5 fakta Mitsubishi Eclipse Cross yang wajib kamu tahu.
1. Mesin 1.5L Turbo: Tenaga Responsif Seperkasa Destinator
Daya tarik terbesar Eclipse Cross ada pada sektor performa. Mobil ini dibekali mesin 1.5L DOHC MIVEC turbo dengan konfigurasi 4 silinder, mesin yang terkenal halus dan responsif.
Tenaga maksimumnya berada di kisaran 150 PS dengan torsi 250 Nm. Angka ini membuatnya terasa bertenaga, baik untuk penggunaan perkotaan maupun tol.
Transmisi CVT-nya juga sudah disetel cukup agresif, sehingga mobil tidak terasa "malas" meski menggunakan sistem CVT.
Untuk pengguna harian, karakter mesin turbo ini memberikan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan tanpa perlu mengorbankan efisiensi bahan bakar.
2. Dimensi Kompak dengan Fitur Mewah
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Bagi PPPK dan PNS, Cocok untuk Harian
Walau dimensinya terbilang kompak (panjang sekitar 4,4 meter), Mitsubishi tetap membekali SUV ini dengan fitur yang biasanya ada di kelas premium.
Beberapa fitur unggulannya antara lain:
- Panoramic sunroof
- Headlamp LED proyektor
- Jok kulit
- Layar infotainment modern
- Fitur keselamatan aktif
- Stabilitas berkendara yang baik
Desain bagian belakangnya yang khas membuat Eclipse Cross mudah dikenali di jalan, sementara interiornya cukup nyaman untuk penggunaan keluarga kecil.
3. Harga Baru: SUV Turbo dengan Banderol Brio RS
Saat masih dijual baru, harga Eclipse Cross berada di kisaran:
- Rp 488 juta-Rp510 juta, tergantung warna dan varian.
Jika dibandingkan dengan fitur dan performa yang dibawanya, harga ini terbilang cukup menarik untuk sebuah SUV turbo berfitur lengkap.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Bagi PPPK dan PNS, Cocok untuk Harian
-
7 Mobil Bekas Tahun Muda Murah di Bawah Rp100 Juta, Kondisi Prima Performa Yahud!
-
5 Mobil Keluarga Murah dengan AC Double Blower, Bisa Muat Banyak Orang!
-
Tiga Mobil Bekas Tangguh yang Layak Jadi Alternatif Mobilitas Pengganti KRL
-
8 Rekomendasi Merk Mobil Pick Up Bekas Rp20 Jutaan untuk Pedagang Pasar
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan