Suara.com - Ada satu kunci keberhasilan bisnis yang sering terlewat, yakni mobil niaga.
Mobil niaga yang optimal untuk kebutuhan logistik usaha yakni mobil double cabin yang memaksimalkan kenyamanan dan daya angkut super tangguh.
Double cabin atau yang akrab disebut sebagai 'D-Cab' adalah perpaduan cerdas antara kendaraan niaga yang berdaya tahan tinggi dan kendaraan penumpang yang menawarkan kenyamanan.
D-Cab dibangun menggunakan sasis tangga (ladder frame), menjadikannya sangat kuat dan kokoh layaknya truk pikap.'
Berkat bak terbuka, kendaraan ini mampu mengangkut material atau barang niaga dalam volume dan bobot yang signifikan.
Daya angkut tersebut menjadi poin krusial bagi bisnis di sektor konstruksi, perkebunan, pertambangan, atau distribusi barang.
Meskipun keunggulan D-Cab sangat meyakinkan, harga unit barunya mungkin berada di kisaran yang cukup tinggi.
Sebagai opsi yang lebih ekonomis, pembelian unit bekas merupakan strategi cerdas untuk menekan biaya modal awal bisnis.
Berikut 3 mobil bekas berjenis D-Cab yang paling unggul di pasaran Tanah Air.
Baca Juga: Sobat Gaji UMR Merapat, Ini 5 Rekomendasi Mobil untuk Harian: Dari Opsi Aman hingga Brand Eropa
Toyota Hilux
Nama Toyota Hilux selalu menjadi perhitungan utama dalam segmen D-Cab.
D-Cab yang telah mendunia ini telah membuktikan diri sebagai simbol ketahanan dan keandalan yang sangat diandalkan, menjadikannya pilihan favorit, terutama bagi perusahaan yang beroperasi di medan berat.
Hilux terkenal dengan konstruksinya yang tahan banting. Ia dirancang untuk pekerjaan berat secara terus-menerus.
Kualitas material sasis dan bodi yang kokoh memastikan Hilux mampu menahan guncangan ekstrem dan membawa muatan maksimal tanpa mengalami penurunan performa struktural yang signifikan.
Unit D-Cab Hilux dibekali mesin diesel modern seri GD yang dikenal efisien namun bertenaga dan bertorsi besar.
Torsi maksimum didapatkan pada putaran mesin rendah, membuatnya sangat kuat saat membawa beban berat atau melibas tanjakan terjal di lokasi proyek.
Tag
Berita Terkait
-
Sobat Gaji UMR Merapat, Ini 5 Rekomendasi Mobil untuk Harian: Dari Opsi Aman hingga Brand Eropa
-
4 Model Honda Brio Bekas Budget Rp80 Jutaan, Ideal Jadi Mobil Pertama
-
Mitsubishi Xpander Cocoknya Pakai Bensin Apa? Ini Fakta Lengkap, Termasuk Pajak dan Harga Seken
-
3 Fakta Wuling Air EV: Pas untuk Pencari Mobil Listrik Murah, Hemat Biaya Perawatan
-
Suzuki Ertiga Gen 1 Rilis Tahun Berapa? Intip Pajak dan Konsumsi BBM, Harganya Tinggal Segini...
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Honda Brio Vs Jazz, Mending Mana? Cek Perbandingan Spek dan Harga
-
4 Varian Yamaha Aerox Alpha 2026, Selisih Harga Tipe Turbo dan Biasa Tembus Rp10 Juta, Pilih Mana?
-
Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra
-
10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?
-
5 Mobil Bekas dengan Fitur Keyless, Modal Rp100 Juta Dapat Keamanan Canggih
-
5 Rekomendasi Hatchback Lebih Irit dari Agya-Ayla, Cocok untuk Commuter Harian di Jakarta
-
Kawasaki Ninja Bekas Berapa Harganya? Cek Banderol Terbaru, Pajak dan Konsumsi BBM