Suara.com - Upaya memperoleh penghasilan kini semakin beragam, salah satunya dengan cara menjual motor bekas. Pertimbangannya banyak pelanggan yang enggan beli versi baru karena terkendala budget.
Sebenarnya, saat Anda mengunjungi dealer motor bekas itu masih banyak banget kendaraan roda dua yang mulus luar dalam layaknya versi baru.
Jika Anda ingin memulai bisnis jual motor bekas, sebaiknya perlu memahami cara-cara khusus supaya segera laku keras di pasaran mokas.
Dengan begitu, harga jual motor bekas bisa lebih tinggi. Sebagai penjual, Anda berpotensi besar mendapatkan keuntungan.
Hal itu akan berbeda jika tidak memakai cara khusus, alih-alih mendapatkan harga jual tinggi, malah bisa lebih rendah dari harga pasar.
Lantas, bagaimana cara menjual motor bekas supaya laris manis? Simak uraian singkat berikut yang diambil dari berbagai sumber.
Cara Menjual Motor Bekas Supaya Laku Keras
Beberapa cara berikut sering dianggap sepele, tapi jika diterapkan justru berbuah manis untuk potensi pendapatan yang akan diterima pihak penjual:
- Memperhatikan kebersihan motor
Tidak sedikit penjual yang mengabaikan kebersihan motor bekas, padahal penampilan keseluruhan sangat penting dalam menarik minat customer.
Maka dari itu, sebelum dipajang di lapak atau ditunjukkan ke pembeli. Lebih baik motor bekas selalu dibersihkan dengan cara rutin mencucinya.
Baca Juga: Berapa Banderol Satria Terbaru? Simak Harga Motor Suzuki Akhir 2025
Tapi, Anda juga tidak boleh asal mencuci. Sebaiknya menghindari penggunaan sabun cuci biasa, harus pakai sabun khusus membersihkan motor.
Selanjutnya, jaga warna body motor tetap berkilau seperti baru. Caranya hindari mencuci kendaraan di bawah terik matahari langsung.
Semakin bersih motor, maka harga jual berpeluang tinggi atau sesuai ketetapan nominal awal.
- Jangan modifikasi motor
Selain kebersihan, penjual harus menyediakan motor yang sesuai setelan pabrik. Dalam artian tidak ada modifikasi apapun.
Ketika motor bekas terlanjur dimodifikasi, saat dijual bisa mempengaruhi harga. Bukannya mahal malah cenderung murah alias di bawah harga pasar.
Sebelum dijual, sebaiknya motor dikembalikan dulu sesuai setelan pabrik. Sehingga, konsumen akan tertarik. Begitu juga dengan harganya akan sesuai ekspektasi dan tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
5 Motor Trail Murah untuk Hobi Off-Road Maupun Tunggangan Harian di Pegunungan
-
5 Mobil Bekas Toyota yang Pajaknya Murah, Mulai Rp 1 Jutaan
-
Daftar Harga Mobil Brio Bekas Semua Tahun, Mulai Rp40 Jutaan
-
Panduan Balik Nama Motor: Jangan Tunda Lagi, Hindari Kendala Pajak Ribet!
-
74 Miliar Total Hartanya, Ini 3 Kendaraan Deputi BI Baru Thomas Djiwandono, Harga Mulai Rp800 Juta
-
Toyota Siap Perkenalkan Tiga Model Elektrifikasi Pekan Depan
-
4 Varian Toyota Alphard 2011 yang Kini Seharga Avanza, Mewah dan Lega Mulai Rp145 Juta
-
5 Mobil Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Nyaman Dikendarai ke Mana Saja
-
2026 Masih Jadi Rebutan? Pesona Yaris Bakpao 2011 yang Dijual Mulai Rp80 Juta
-
9 Alternatif Avanza Lebih Empuk Anti Limbung, MPV Paling Worth It Modal 60 Jutaan