-
Pilih mobil bekas populer dengan biaya perawatan ringan agar harga stabil.
-
Honda Brio dan Toyota Agya menjadi primadona mobil bekas tipe LCGC.
-
Mobil MPV seperti Sigra dan Calya memiliki resale value paling kuat.
Suara.com - Beli mobil bekas tak hanya mempertimbangkan soal kondisi dan biaya perawatannya, tetapi juga harga jualnya ke depan.
Karena, ada beberapa tipe mobil bekas yang harga jualnya justru cepat turun drastis di pasar otomotif Indonesia.
Jika Anda ingin mencari mobil bekas dengan harga jual stabil, kuncinya cari mobil bekas yang populer, mudah mencari suku cadangnya dan biaya perawatannya ramah di kantong.
Mobil-mobil di kelas LCGC (Low Cost Green Car) dan MPV 7-seater biasanya jadi primadona yang nilainya tetap tinggi meskipun bekas.
Supaya tak bingung, berikut ini 5 rekomendasi mobil bekas yang harga jualnya stabil.
1. Honda Brio Satya
Honda Brio Satya bukan cuma sekadar mobil kompak yang lincah, tapi juga raja di pasar mobil bekas.
Mobil ini cocok untuk keluarga kecil, karena mesin 1.2L-nya terkenal sangat irit BBM dan desainnya tetap terlihat modern.
Karena permintaannya cukup tinggi, suku cadang mobil ini pun melimpah dan citra Honda sebagai merek yang prestisius membuatnya selalu jadi rebutan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Murah dengan Chipset Snapdragon 820, Harga di Bawah Rp 3 Juta Performa Ngebut
Adapun estimasinya biayanya, Honda Brio bekas tahun 2014-2016 biasanya dijual kisaran Rp70 - Rp100 jutaan. Kemudian, Honda Brio bekas tahun 2019-2022 harganya kisaran Rp115 - Rp200 jutaan yang tergantung kondisi dan tipenya.
2. Toyota Agya
Toyota Agya juga mobil keluarga kecil yang perawatannya mudah dan harga jualnya pun stabil.
Sebagai saudara kembar Ayla, Agya punya nilai tambah berkat logo Toyota yang sudah sangat dipercaya masyarakat Indonesia soal keawetannya.
Harga jual mobil ini diyakini stabil, karena kepercayaan publik pada jaringan servis Toyota dan bahan bakarnya yang irit.
Harga bekas Toyota Agya tahun 2015-2016, ada di kisaran Rp70 - Rp90 jutaan. Sedangkan, Toyota Agya tahun 2021-2022 (GR Sport) ada di kisaran harga Rp125 - Rp140 jutaan.
Berita Terkait
-
4 Fitur Utama Wuling Xingguang 560: SUV Rp 140 Jutaan dengan Teknologi Canggih
-
Cek Daftar 10 Kendaraan Paling Sering Dicuri Maling, Honda Mendominasi
-
Siap Ajak Keluarga Jalan-Jalan! Avanza Veloz Bekas Ini Harganya Terjun Bebas, Pajak Murah Meriah
-
7 Mobil Bekas Murah yang Terbukti Jagoan Nanjak di Medan Pegunungan, Mesin Super Bandel
-
Skema Kredit BYD Atto 1 Terbaru Desember 2025, Cicilan Setara Motor
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran