Banyak orang mengira biaya perbaikan mobil bekas banjir hanya sebatas membersihkan interior.
Padahal, salon interior memang relatif murah, biasanya di bawah Rp10 juta, dan hanya mengatasi masalah tampilan serta bau kabin.
Masalah sebenarnya ada pada sistem kelistrikan dan elektronik. Mobil modern memiliki banyak sensor dan modul yang sangat sensitif terhadap air, seperti ECU, ABS, airbag, throttle body elektronik, hingga sensor mesin.
Biaya penggantian sensor bisa mencapai belasan juta rupiah, sementara modul elektronik tertentu bisa membuat total biaya perbaikan melonjak hingga Rp30 juta atau lebih.
Biaya pengecekan dan perapian kabel saja bisa memakan dana Rp3-7 juta. Jika mobil sudah berusia lebih dari lima tahun, sering kali total biaya perbaikan justru lebih besar dibandingkan nilai jual mobil itu sendiri.
Inilah yang membuat perbaikan mobil bekas banjir menjadi sangat berisiko secara finansial.
Mobil Terendam Banjir: Diperbaiki atau Dijual?
Keputusan menjual atau memperbaiki mobil bekas banjir sebaiknya didasarkan pada perbandingan biaya dan nilai kendaraan.
Jika mobil hanya terendam ringan dan komponen elektronik masih aman, memperbaiki mobil masih bisa menjadi pilihan yang masuk akal.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Bekas Senyaman BYD Atto 1 untuk Pekerja Kantoran
Namun, jika mobil sudah masuk kategori terendam berat atau total, menjual mobil adalah langkah yang lebih bijak.
Banyak kasus menunjukkan bahwa masalah kelistrikan pada mobil bekas banjir muncul berulang kali meskipun sudah diperbaiki. Hal ini tentu menguras biaya, waktu, dan emosi pemiliknya.
Sebagai patokan sederhana, bila biaya perbaikan sudah mendekati atau melebihi 50% dari harga mobil, maka menjual mobil tersebut jauh lebih rasional.
Namun, perlu diingat, jika memutuskan untuk menjual, lakukan dengan jujur dan transparan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Simak Tips yang Tepat!
-
Desain Mirip Range Rover, SUV Mewah XPeng GX Sertakan Fitur AI Setir Otonom
-
Resmi Mengaspal, All New Honda Vario 125 Jawab Penantian 'Sweet Spot' Skuter Matik Warga Jogja
-
Terpopuler: Suzuki XBee Bisa Bikin Honda Brio Tamat? Cek Jodoh Motor buat Gayamu
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?