- Persaingan otomotif kendaraan listrik makin ketat, inovasi menjadi kunci agar industri tidak hanya meniru teknologi.
- BYD menegaskan inovasi orisinal harus tetap dilakukan agar ekosistem industri otomotif terus berkembang ke depan.
- BYD mencontohkan sistem pengisian daya cepat mereka akan menjadi standar baru yang mungkin ditiru kompetitor.
Suara.com - Persaingan industri otomotif pada segmen kendaraan listrik dan hybrid semakin sengit seiring dengan akselerasi teknologi yang sangat cepat. Dalam dinamika ini inovasi dianggap sebagai kunci utama agar industri tetap bergerak maju dan tidak hanya terjebak dalam praktik saling meniru antar produsen.
General Manager Brand dan Public Relations BYD Group Li Yunfei mengungkapkan bahwa praktik meniru teknologi sebenarnya bukan hal baru dalam dunia otomotif.
Menurutnya pada masa awal perjalanan perusahaan banyak kompetitor yang meragukan visi teknologi yang diusung oleh BYD. Namun seiring berjalannya waktu pendekatan tersebut justru dipelajari secara mendalam dan direplikasi oleh pihak lain.
Li Yunfei menjelaskan bahwa banyak pihak yang kini mencoba mengikuti langkah strategis perusahaan.
“Dulu ada yang mempertanyakan arah teknologi kami. Setelah itu mereka mempelajarinya lalu mencoba meniru,” kata Li Yunfei, Sabtu (3 Januari 2026).
Fenomena ini sempat memicu diskusi serius di internal perusahaan mengenai efektivitas inovasi jika hasil akhirnya hanya akan dicontoh oleh pesaing. Namun BYD mengambil sikap tegas bahwa terobosan baru harus tetap dijalankan demi keberlangsungan ekosistem industri itu sendiri.
“Kalau tidak ada terobosan original, lama-lama tidak akan ada lagi yang bisa ditiru,” tegas Li.
Sebagai salah satu bukti nyata BYD menyoroti peluncuran sistem megawatt flash charging pada paruh pertama 2025. Teknologi ini menjadi standar baru dalam pengisian daya cepat kendaraan listrik.
Menurut pandangan Li produsen yang berani memulai inovasi biasanya akan menikmati masa keunggulan sementara sebelum akhirnya kompetitor mampu menyamai teknologi tersebut dalam rentang waktu satu hingga tiga tahun ke depan.
Baca Juga: Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
Dominasi BYD saat ini juga didukung oleh riset jangka panjang pada beberapa sektor krusial seperti baterai lithium iron phosphate atau LFP dan teknologi DM plug-in hybrid. Selain itu pengembangan motor sinkron magnet permanen juga menjadi pilar kekuatan perusahaan yang lahir dari riset mendalam dan bukan sekadar keputusan instan mengikuti tren pasar.
Ke depan BYD memprediksi bahwa setiap peluncuran teknologi barunya akan terus menjadi pusat perhatian pelaku industri global. Upaya para pesaing untuk mengejar dan menyesuaikan diri adalah bagian wajar dari kompetisi yang sehat demi mendorong kemajuan teknologi otomotif secara kolektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
7 Rekomendasi Mobil Bekas untuk Mahasiswa: Irit BBM dan Kuat Jelajah Jauh
-
Xiaomi Siapkan SUV EREV Anyar pada 2026, Jarak Tempuh Lebih Jauh
-
5 Rekomendasi Motor Matic Bekas Andal untuk Pulang Pergi Kantor, Irit Dipakai Harian
-
3 Rekomendasi Mobil Sedan Mewah Bekas, Biaya Pajak Tahunan Masih Masuk Akal
-
5 Mobil Listrik dengan Pajak Murah di 2026: Hemat Biaya Tahunan, Gak Bikin Tekor!
-
Komunitas ID42NER Taklukan Medan Off-Road Bumi Borneo
-
Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Turunkan Harga BBM di Awal Tahun
-
Motor Matic vs Bebek: Mana yang Lebih Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang?
-
4 Mobil Daihatsu Bekas untuk Budget Rp 60 Juta, Ada yang Cuma Rp 30 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Kisaran Rp 50 Juta, Muat Banyak untuk Keluarga Besar