Suara.com - Bagi Anda yang berkeinginan memiliki kendaraan roda empat ramah lingkungan, sebaiknya pahami dulu berapa biaya pasang charger mobil listrik di rumah.
Bagaimanapun juga saat Anda mempunyai mobil listrik, mau tidak mau harus memasang spot khusus untuk keperluan pengisian daya kendaraan di rumah.
Nantinya, pemilik mobil sudah pasti akan sering mengisi daya di rumah. Daripada selalu tergantung pada stasiun pengisian daya, akan memakan banyak waktu dan bakalan ribet.
Apabila Anda termasuk orang dengan mobilitas tinggi setiap harinya, wajib banget pasang spot home charging di rumah. Karena banyak banget keuntungan yang akan diperoleh kedepannya.
Saat Anda mempunyai home charging di rumah, banyak sekali sisi positifnya. Sebut saja tidak perlu menghabiskan waktu untuk antri, tidak pusing berebut, bisa mengontrol pengisian dan biaya murah. Sebab sering mendapat diskon PLN pada jam tertentu.
Supaya Anda tidak bingung lagi, artikel ini akan membahas seluk beluk charger mobil listrik beserta biayanya.
Tipe Charger Mobil Listrik untuk Pemasangan di Rumah
Sebelum melakukan pemasangan, ada tiga tipe charger mobil listrik yang umumnya digunakan banyak orang. Apa sajakah itu? Berikut rincian singkatnya.
Level 1 Charger
Tipe pertama ini termasuk charger paling dasar, umumnya hanya memakai soket listrik standar rumah, tanpa perlu lagi instalasi tambahan.
Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya
Level 2 Charger
Varian charger ini menggunakan instalasi khusus serta memakai sambungan listrik dengan daya lebih tinggi atau 240 Volt. Saat pengisian biasanya lebih cepat dari level 1.
Smart Charger
Seperti namanya, ini merupakan tipe charger pintar yang tidak hanya untuk keperluan pengisian daya. Tapi terhubung dengan sistem rumah pintar maupun aplikasi ponsel pintar.
Pengguna juga bisa mengelola jadwal pengisian, penggunaan energi juga mudah diawasi dan masih banyak fungsi lainnya.
Persyaratan Memasang Charger Mobil Listrik di Rumah
Sebelum melakukan pemasangan charger mobil listrik di rumah, penting untuk memperhatikan syarat pemasangan.
Anda perlu memastikan sesuai atau tidak antara instalasi charger serta daya listrik di rumah maupun tempat usaha.
Ada dua jenis yang mana masing-masing punya tegangan minimal berbeda satu sama lain yaitu charging portable dan charger AC wallbox.
Tipe pertama (charging portable) yang membutuhkan tenaga listrik 2200 VA sampai 3500 VA dengan pengisian baterai 8 sampai 12 jam.
Varian kedua berupa charger AC Wallbox yang mana terdiri dari dua tegangan listrik minimum. yaitu 7700 VA hingga 11000 VA.
Biaya Pemasangan Home Charging di Rumah
Saat Anda ingin memasang Home Charging di rumah, perlu mempersiapkan budget. Karena lumayan tinggi juga, meskipun kadang ada penawaran promo dari PLN.
Secara umum, biaya pemasangannya sekitar Rp 850 ribu hingga Rp 3,5 juta saat promo tambah daya atau pasang baru PLN. Selanjutnya masih ada tambahan biaya wallbox kalau tidak gratis akan dikenakan tarif Rp 8 juta hingga Rp 15 juta.
Supaya lebih paham, berikut tersaji rincian biaya secara spesifik untuk pemasangan charger mobil listrik di rumah.
Promo Pasang Baru atau Tambah Daya PLN Sampai Juni 2026
Rincian biaya pemasangan charger selama periode promo antara lain sebagai berikut:
- Pasang baru atau tambah daya sampai 7700 VA membutuhkan biaya Rp 850.000.
- Pasang baru atau tambah daya hingga 13.200 VA, biasanya nilai nominalnya sekitar Rp 3.500.000.
- Tambah daya 11.000 VA, Anda perlu menyiapkan budget Rp 150.000.
- Tambah daya 16.500 VA, nilai nominal yang dikeluarkan yaitu Rp 450.000.
Unit Wallbox Charger
Komponen tersebut biasanya sudah diperoleh gratis, saat melakukan pembelian mobil listrik baru. Kalau Anda membeli secara terpisah, harganya Rp 6 juta hingga Rp 15 juta lebih.
Instalasi dan Kabel
Biaya yang dibutuhkan untuk jasa instalasi, kabel, MCB tambahan umumnya berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.
Sebagai tambahan informasi pemasangan charger mobil listrik akan mendapatkan potongan tarif listrik 30%, saat pengisian daya pada pukul 22.00 - 05.00 wib.
Masih ada lagi keuntungan lainnya berupa garansi perangkat charger resmi selama 3 tahun.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya
-
Ferrari Bawa DNA Balap ke Mobil Listrik Pertamanya, Bisa Melesat 309 KM per Jam
-
Tren Mobil Listrik vs Mobil Bensin: Mana yang Lebih Layak untuk Indonesia?
-
Bukan Lagi Tren, China 'Haramkan' Layar Sentuh untuk Fitur Vital Mobil, Ini Alasannya
-
Mirip Wuling Air EV, Inilah BYD Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser Canggih
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Sering Ngantuk Saat Riding di Bulan Puasa? Lakukan 3 Hal Simpel Ini Agar Tetap Aman
-
Stylo Versi Mewah, Ini Dia Skutik Retro Ala Eropa dari Honda dengan Fitur Modern
-
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya