- Pereli Julian Johan (Jeje) meraih posisi keenam Kelas H.2 pada SS pertama Dakar 2026 di Arab Saudi.
- Jeje menyelesaikan etape 219 kilometer dengan kondisi mobil prima meski sempat insiden ban robek karena adaptasi setir kiri.
- Fokus utama Jeje adalah menjaga ritme kendaraan dan mencapai garis akhir pada 17 Januari 2026.
Suara.com - Pereli Indonesia Julian Johan yang akrab disapa Jeje sukses menuntaskan Special Stage atau SS pertama Rally Dakar 2026 pada Minggu 4 Januari 2026 di Yanbu Arab Saudi. Bersama Co-Driver Mathieu Monplaisi asal Prancis ia mencatatkan hasil impresif dengan menduduki posisi keenam di Kelas H.2 dan peringkat ke-11 secara keseluruhan pada Grup Dakar Classic.
Jeje menempuh jarak sejauh 219 kilometer pada etape ini yang terasa jauh lebih menantang dibandingkan sesi prologue sehari sebelumnya. Baginya medan ini merupakan awal dari ujian adrenalin yang sesungguhnya di gurun pasir Arab Saudi.
“Stage satu ini luar biasa! Dari alamnya, dari tantangan treknya, dan dari jaraknya. Boleh dibilang stage satu ini atau hari keduanya rally Dakar, ini baru yang menjadi menu utamanya Dakar. Di SS pertama ini saya telah berhasil melewati rute mencapai 219 kilometer. Jadi hari ini benar-benar baru terasa sekali tantangan beratnya sebuah Dakar,” ungkap Jeje, Senin (5 Januari 2026).
Pencapaian ini memenuhi target awal untuk mencapai garis finish dengan kondisi kendaraan yang tetap prima. Meski meraih hasil positif pada hari pertama kakak kandung pembalap Jordan Johan tersebut memilih untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengejar ambisi yang lebih tinggi.
“Buat pertama kali ada di sini sebenarnya secara persaingannya kalau melihat dari SS satu sangat memungkinkan, tapi balik lagi, saya enggak mau gegabah. Saya akan mencoba untuk fokus ke diri sendiri saja, bagaimana setiap harinya kita bisa finish dengan aman dan lancar,” jelas pereli yang mengandalkan Toyota Land Cruiser 100 tersebut.
Sepanjang lintasan mobil tidak mengalami kendala teknis yang berarti namun Jeje sempat mengalami insiden ban robek saat menuju lokasi start. Hal itu terjadi karena ia masih dalam tahap penyesuaian dengan posisi setir sebelah kiri sehingga mobil menghantam batu tajam.
“Karena memang saya yang kurang bisa mahir atau terbiasa membawa setir kiri itu jadinya terlalu ke kanan dan menghantam batu tersebut. Tapi syukur Alhamdulillah enggak butuh waktu lama, jadi kita start ss masih aman,” tambahnya.
Kini ia bersiap menghadapi SS kedua yang menempuh jarak 316 kilometer dari Yanbu menuju Alula dengan strategi menjaga ritme kendaraan.
“Jadi dari ritmenya untuk membawa mobilnya tidak benar-benar di push, bahkan jauh lebih santai ketimbang saat saya sedang rally raid misalnya di IRRA atau AXCR sekalipun. Di sini masih harus menjaga mobil lebih jauh lagi, lebih maksimal lagi karena jaraknya lebih panjang dan medannya lebih berat dan durasinya lebih lama,” kata pemilik akun Youtube Jejelogy tersebut.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
Jeje menegaskan bahwa fokus utamanya adalah konsistensi hingga etape terakhir pada 17 Januari 2026 mendatang.
“Tapi kembali lagi, buat saya enggak ada keharusan untuk bisa ngepush lebih jauh lagi, karena yang utama adalah bisa mencapai finish, bisa menyelesaikan semua SS sampai nanti tanggal 17 Januari, jadi kembali lagi hasil yang baik itu menjadi nomor dua, yang penting hasilnya finish dulu nomor satunya,” pungkas Jeje.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia
-
Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik? Penerbangan Domestik Lebih Mahal dari Internasional
-
Harga Mobil Suzuki S-Presso April 2026: Lincah, Irit, Pas Buat di Gang Sempit
-
Motor Listrik MBG untuk Apa? Kepala SPPG Dapat Kendaraan Dinas Mewah
-
Motor Listrik MBG Merek Apa? Model Trail Harga Fantastis Setara Mobil Xenia Bekas
-
Berapa Total Biaya Pengadaan Motor Listrik Operasional Kepala SPPG? Setara Sehari Program MBG
-
Harga Fantastis Motor Listrik BGN, Padahal Ada Brand Lokal Lebih Murah
-
Harga Minyak Dunia Nyungsep usai Trump Tunda Serang Iran, Bagaimana Nasib Harga BBM Hari Ini?
-
Harga Mobil Listrik BYD untuk Semua Tipe di April 2026, Mulai Rp190 Jutaan
-
Spesifikasi Lengkap Emmo JVX GT, Motor Listrik Operasional MBG Seharga Rp49 Jutaan