- Membeli mobil bekas harus dilakukan teliti dan waspada agar tidak menyesal di kemudian hari.
- Bagi pemula, perlu memahami ciri-ciri mobil second yang tidak layak beli.
- Lakukan inspeksi secara menyeluruh, jangan tergiur bodi mulus atau pun harga miring.
Banyak oknum yang sengaja menurunkan angka kilometer agar mobil bekas terlihat jarang dipakai dan bisa dijual lebih mahal, sehingga perlu dihindari. Periksa buku servis berkala untuk mencocokkan tanggal dan KM terakhir jika masih ada.
Ciri-ciri odometer yang perlu dicurigai seperti angka kilometer rendah (misalnya di bawah 50.000 KM untuk mobil usia 7 tahun), namun kondisi fisik berkata lain. Perhatikan keausan pada setir yang sudah licin, pedal gas dan rem yang sudah tipis, atau jok pengemudi yang sudah amblas.
4. Mesin Mengalami Kerak Oli atau Sludhe
Mesin mobil yang tidak pernah dirawat atau jarang ganti oli akan menyisakan kerak hitam pekat (oil sludge) di bagian dalam.
Kerak oli dapat menyumbat saluran pelumasan yang berisiko membuat mesin macet (overheat) dan memerlukan turun mesin total (overhaul) dengan biaya yang sangat tinggi. Cek kondisi mesin sebelum beli.
Caranya buka tutup pengisian oli mesin saat mesin dingin. Jika terlihat lapisan hitam kental seperti aspal atau kerak keras, itu adalah tanda oil sludge. Selain itu, dengarkan suara mesin, bila terdengar suara kasar atau asap knalpot berwarna putih/kebiruan, segera tinggalkan.
5. Dokumen Bermasalah atau Tidak Lengkap
Legalitas adalah hal mutlak saat membeli kendaraan. Mobil tanpa dokumen yang jelas berisiko tinggi merupakan hasil tindak kriminal atau sedang dalam sengketa leasing.
Selain itu, sulit untuk balik nama atau perpanjangan pajak tahunan di Samsat. Maka dari itu, harus melakukan inspeksi secara menyeluruh.
Baca Juga: 4 Mobil Bekas Bandel Mulai Rp40 Jutaan untuk Angkut Barang, Cocok bagi Pengusaha Lokal
Masalah legalitas ini bisa dilihat saat penjual hanya menyertakan STNK tanpa BPKB, nomor rangka atau nomor mesin yang tidak sesuai dengan dokumen, atau adanya coretan pada faktur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Adu Kreatif Honda Modif Contest 2026 Sambangi Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin
-
Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?
-
6 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Murah Terbaik untuk Pemula
-
Solusi Murah Motor Sport 250cc: 5 Pilihan Bekas Lebih Terjangkau dari Scoopy Baru
-
Strategi Changan Dongkrak Penjualan di Indonesia Sebagai Pendatang Baru
-
Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
-
Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang
-
5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar
-
Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km