Suara.com - Honda BeAT masih mendapat tempat tersendiri di hati customer loyal Tanah Air, bahkan versi terbaru tahun 2026 saja sudah mulai banyak diburu.
Skuter matic dengan popularitas menanjak ini diproduksi oleh Astra Honda Motor di Indonesia, peminatnya tidak pernah surut karena desainnya sporty, irit dalam pemakaian BBM, lincah dan mudah dikendarai pada berbagai situasi jalan.
Sejak awal peluncuran tepatnya tahun 2008, sudah laris manis sering digunakan untuk keperluan mobilitas harian, karena ukuran body yang kompak dan ringan.
Istilah BeAT yang tersemat merupakan singkatan dari Be Automatic, sebagai penanda bahwa motor pakai transmisi matic
Karakteristik Unik Honda BeAT
Sebagai motor transmisi otomatis, Honda BeAT mempunyai beberapa karakteristik utama contohnya seperti penggunaan mesin kapasitas 109,5 cc, 4 langkah, SOHC.
Selanjutnya adopsi teknologi canggih melalui fitur ISS (Idling Stop System) sebagai tools khusus yang berpengaruh dalam penghematan penggunaan BBM.
Selain itu, masih tersedia tambahan fitur berkualitas lainnya berupa lampu LED maupun panel instrumen digital.
Sebagai pelengkap kebutuhan akan moda transportasi pribadi harian yang praktis, tersedia aneka varian BeAT yaitu CBS, Deluxe, Street dengan tambahan fitur alarm maupun USB charger.
Jenis Honda BeAT dari Masa ke Masa
Dalam perjalanannya, Honda BeAT mengalami evolusi dari masa ke masa. Mulai dari versi karburator, PGM F1, BeAT eSP dan BeAT Pop, BeAT eSP dan BeAT Street, All New Honda BeAT atau eSAF.
Baca Juga: Berapa Harga Honda BeAT 2019? Mulai dari 9 Juta, Perhatikan Tips Ini
Setiap tipe mempunyai perbaikan dalam hal fitur maupun teknologi, berikut penjelasan singkatnya.
1. Honda BeAT Karburator, Tahun 2008 sampai 2012
Motor tersebut merupakan generasi pertama yang menggunakan mesin 108 cc, karburator. Penampilannya cenderung unik, ramping dilengkapi spakbor pada area bawah roda depan. BeAT karbu dirilis untuk bersaing dengan Yamaha Mio.
2. Honda BeAT PGM F1, Tahun 2012 hingga 2014
PGM F1 termasuk motor matic Honda BeAT pertama yang menerapkan teknologi injeksi atau PGM F1, sehingga lebih irit bahan bakar. Biaya operasional tidak membengkak.
Adapun dari sisi desain, tampilan bodynya lebih berisi daripada tipe BeAT karbu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan