Suara.com - Salah satu momok yang ditakuti oleh konsumen saat hendak beli motor bekas adalah kemungkinan bahwa motor yang hendak dibeli masih kena leasing.
Praktik menjual motor leasing tentu merepotkan pembeli, karena suatu saat ia akan dihantui dengan pihak pemberi kredit terhadap motor tersebut.
Adapun niat untuk membeli motor bekas dengan tunai dan lunas berujung menjadi penyesalan terbesar karena motor yang dibeli adalah motor leasing.
Memastikan legalitas kendaraan bukan hanya soal keamanan finansial, tapi juga ketenangan pikiran saat berkendara di jalan raya.
Lebih baik teliti di awal daripada menyesal karena motor ditarik debt collector atau DC di kemudian hari.
Ada beberapa cara jitu untuk mengetahui apakah motor yang dibeli sudah bebas dari segala tanggungan apapun.
Mari simak satu persatu cara agar tidak menyesal membeli motor leasing.
1. Mengecek Keberadaan BPKB Asli
Langkah pertama dan paling mendasar adalah memastikan keberadaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Jika BPKB tidak ada di tangan penjual, waspada menjadi kunci utama.
- Pastikan Fisik BPKB Ada
Jika penjual beralasan BPKB sedang "disekolahkan" atau masih di kantor leasing, berarti motor tersebut fix masih dalam status kredit.
Baca Juga: Penantang Yamaha Aerox dari Tiongkok Resmi Meluncur, Bawa DNA Balap Harganya Terjangkau
- Cek Keaslian Dokumen
Pastikan BPKB bukan duplikat atau palsu. BPKB asli memiliki hologram yang berubah warna, nomor seri di bawah lambang Polri, dan benang pengaman pada setiap halaman.
- Bandingkan Data
Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin di fisik motor dengan yang tertera di BPKB dan STNK. Jika data tidak sinkron, ada kemungkinan motor tersebut bermasalah secara hukum.
2. Memeriksa Faktur Pembelian
Banyak orang hanya fokus pada BPKB dan STNK, padahal faktur adalah dokumen pelengkap yang sangat sakti untuk melacak riwayat motor.
- Cek Kertas Faktur
Faktur biasanya didapatkan saat motor pertama kali dibeli dari dealer. Jika motor sudah lunas, biasanya pemilik menyimpan faktur asli bersama BPKB.
- Status Pelunasan
Pada beberapa kasus, leasing memberikan surat keterangan lunas atau stempel khusus pada dokumen tertentu setelah cicilan terakhir dibayarkan. Mintalah bukti tersebut jika motor baru saja berganti status dari kredit ke lunas.
3. Verifikasi Melalui Aplikasi atau Situs Samsat
Mengecek status kendaraan bisa dilakukan dalam hitungan detik tanpa harus keluar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
-
Adu Isi Garasi Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Mazda hingga BMW Terparkir di Rumah
-
Spesifikasi dan Harga Jetour T1 i-DM yang Panaskan Segmen SUV Hybrid Indonesia
-
Hadir di Dealer, Motor Listrik Yamaha Bisa Tempuh Jarak 169 Km, Harga Mirip Aerox
-
Yamaha FZ-X Jadi Hasil Kawin Silang Byson dan XSR 155: Desain Garang, Harga di Bawah Vario 125
-
Diskon Pajak hingga Hapus Denda, Catat Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan di 6 Provinsi Tahun 2026
-
Jadi Pesaing Baru SUV Tangguh Jetour T1 i-DM Tawarkan Desain Ikonik dan Mesin Hybrid
-
Mewahnya Koleksi Mobil Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kini Dijemput Kejagung
-
Muka Bengis ala ZX-25R Tapi Gak Bikin Pegal Harian, Segini Harga Ninja 250 per Juni 2026!
-
Standar Keamanan Mobil Ternyata Belum Ramah Perempuan Risiko Cedera Jauh Lebih Tinggi