Otomotif / Motor
Jum'at, 16 Januari 2026 | 11:20 WIB
Ilustrasi motor mogok. [ChatGPT]
Baca 10 detik
  • Ventilasi Tersumbat: Lubang tutup tangki yang kotor dapat menahan aliran bensin menuju mesin.
  • Masalah Pengapian: Busi kotor atau cop busi longgar memutus percikan api pembakaran.
  • Kondisi Kelistrikan: Aki lemah pada motor injeksi bisa mematikan fungsi pompa bensin otomatis.

 

Suara.com - Pernahkah Anda mengalami situasi panik di mana motor tiba-tiba mati di tengah jalan, padahal jarum indikator bensin masih menunjukkan posisi full?

Kondisi ini tentu sangat berbahaya, terutama jika terjadi saat Anda sedang menyalip atau melaju di tengah kemacetan lalu lintas yang padat. Kebanyakan pengendara akan langsung mengira mesin rusak parah, padahal penyebabnya seringkali sepele dan bisa diatasi sendiri tanpa harus keluar biaya mahal di bengkel.

Mesin yang mati mendadak (mogok) tidak melulu soal kehabisan bahan bakar. Ada sistem pengapian, aliran udara, hingga kelistrikan yang saling terhubung. Sebelum Anda lelah mendorong motor atau terburu-buru memanggil derek, sebaiknya pahami 7 komponen vital berikut ini yang sering menjadi biang keroknya.

1. Ventilasi Tangki Bensin Tersumbat

Ini adalah penyebab paling sepele namun sering terlewatkan. Ventilasi pada tutup tangki berfungsi menjaga tekanan udara agar bensin bisa turun ke karburator atau injektor (sistem gravitasi dan vakum).

Masalah: Jika lubang kecil ini tertutup debu atau air hujan, tercipta ruang hampa (vakum) yang menahan bensin tidak mengalir turun.

Solusi Hemat: Cek lubang kecil pada tutup tangki. Tusuk perlahan dengan jarum atau semprot dengan angin kompresor untuk membersihkan sumbatan.

2. Keran Bensin Tidak pada Posisi 'ON'

Bagi pengguna motor sport atau motor lawas yang masih menggunakan keran bensin manual, hal ini sering terjadi karena lupa atau ketidaksengajaan tersenggol saat parkir.

Baca Juga: Penantang Yamaha Aerox dari Tiongkok Resmi Meluncur, Bawa DNA Balap Harganya Terjangkau

Masalah: Keran di posisi OFF atau RES (Resevere/Cadangan) yang kosong akan memutus aliran bensin total.

Solusi Cepat: Pastikan keran tegak lurus pada posisi ON. Jika motor terasa berebet (tersendat) sebelum mati, segera cek bagian ini.

3. Busi Kotor atau Sudah Aus

Busi adalah ujung tombak pembakaran. Sebagus apapun bensin yang Anda pakai, tanpa percikan api dari busi, mesin tidak akan hidup.

Masalah: Kepala busi yang tertutup kerak karbon hitam (sisa pembakaran) atau elektroda yang sudah aus akan menghasilkan api yang lemah atau bahkan mati total.

Solusi: Buka busi dan bersihkan keraknya dengan amplas halus atau sikat kawat. Jika elektroda sudah terlalu pendek, segera ganti. Harga busi relatif murah (kisaran Rp15.000 - Rp25.000) dibanding biaya turun mesin.

Load More