Suara.com - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia kini makin pesat, terutama dengan kehadiran beberapa model yang menawarkan kombinasi jarak tempuh jauh dan harga yang relatif terjangkau.
Tidak hanya sekadar ramah lingkungan, mobil listrik juga mulai masuk dalam pertimbangan utama bagi banyak keluarga yang ingin berkendara bebas emisi di perjalanan jauh seperti mudik.
Apalagi dengan hadirnya mobil listrik termurah dengan jarak tempuh jauh bisa mudik lintas provinsi, kini opsi kendaraan ramah lingkungan bukan hanya milik kalangan atas saja.
Pilihan kendaraan listrik yang mampu menempuh jarak jauh dengan harga bersaing semakin menarik bagi para pembeli yang ingin investasi jangka panjang sekaligus efisiensi biaya operasional.
BYD Atto 1
Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah BYD Atto 1, mobil listrik kompak asal Tiongkok yang hadir dengan baterai berkapasitas besar. Atto 3 menggunakan motor listrik bertenaga sekitar 55 kW dengan torsi mencapai 135 Nm, serta baterai Li-FEPO4 yang menawarkan jarak tempuh sekitar 300–380 km dalam sekali pengisian.
Mobil ini memiliki bodi mungil kompak, serta interior yang lega dan dilengkapi teknologi seperti layar infotainment dan sistem konektivitas modern. Konsumsi listrik tergolong efisien untuk perjalanan jauh, dan performanya responsif di penggunaan harian maupun tol panjang.
Mengenai harga, BYD Atto 1 dipasarkan di Indonesia sekitar Rp199 juta (OTR Jakarta), menjadikannya salah satu mobil listrik termurah dengan jarak tempuh jauh yang layak dipertimbangkan jika Anda ingin mobil listrik yang kuat untuk perjalanan lintas provinsi.
Wuling Air EV
Wuling memperkenalkan Wuling Air EV, mobil listrik mungil dengan desain yang lucu namun fungsional. Menggunakan motor listrik berkekuatan sekitar 41 PS dan baterai 26 kWh, Air EV mampu menempuh jarak sekitar 200–230 km per pengisian — cukup untuk penggunaan harian dan perjalanan menengah antar kota.
Walaupun kapasitas baterainya lebih kecil dibanding SUV listrik lain, Air EV unggul dalam hal pengendalian ringan, efisiensi energi, serta biaya operasional yang sangat hemat. Mobil ini cocok bagi pengguna yang tinggal di kota atau wilayah dengan rute mudik yang tidak terlalu ekstrem.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Car Seat Bayi yang Nyaman untuk Dibawa Mudik, Aman dan Bikin Betah
Dari sisi harga, Wuling Air EV berada di kisaran Rp277 jutaan (OTR Jakarta), menjadikannya salah satu mobil listrik termurah di kelasnya meskipun jarak tempuhnya tidak setinggi SUV listrik besar, tetapi tetap memadai untuk lintas provinsi dengan perencanaan pengisian yang baik.
Wuling Binguo
Masih dari Wuling, opsi lain yang juga menarik adalah Wuling Binguo, hatchback listrik yang didesain untuk keseimbangan antara kenyamanan, jarak tempuh, dan harga. Mengusung motor listrik sekitar 55 PS serta baterai dengan kapasitas lebih besar dari Air EV, Bingo mampu menempuh jarak lebih jauh, yakni sekitar 260–300 km sekali charge.
Desainnya kompak dan praktis, sangat cocok untuk keluarga kecil atau pengendara yang ingin EV dengan ukuran mudah parkir namun tetap nyaman untuk perjalanan lebih jauh. Fitur-fitur seperti sistem infotainment modern, AC otomatis, serta kabin yang lega membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan.
Harga Wuling Bingo di Indonesia diperkirakan sekitar Rp300 jutaan, membuatnya termasuk dalam deretan mobil listrik termurah dengan jarak tempuh jauh yang cukup layak untuk dipakai mudik atau perjalanan antar kota.
VinFast VF 3
Merek baru asal Vietnam, VinFast, merilis VinFast VF 3 sebagai city EV atau kendaraan listrik kecil dengan fokus pada efisiensi dan harga terjangkau. VF 3 menggunakan motor listrik sekitar 49 PS dengan baterai yang mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 250–290 km per pengisian, cukup mumpuni untuk perjalanan harian dan rute jarak menengah.
Kelebihan VF 3 terletak pada desain kompak, kemudahan handling, dan biaya pemakaian yang rendah karena konsumsi energi yang efisien. Fitur-fiturnya cukup lengkap untuk kelas entry-level, termasuk sistem infotainment modern, AC cepat, serta konektivitas yang mudah dipakai.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Car Seat Bayi yang Nyaman untuk Dibawa Mudik, Aman dan Bikin Betah
-
Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
-
Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya
-
Balita Rewel Bikin Perjalanan Pelik? Simak 6 Trik Cerdas Ini agar Mudik Lebaran 2026 Tetap Asik
-
Intip Harga Honda Brio Bekas dan Baru Maret 2026 Buat Teman Mudik Lebaran
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional