- Pemprov Kaltim alokasikan Rp10,5 miliar pada 2026 untuk honorarium dan perjalanan dinas Tim Ahli.
- Rencana pengadaan Range Rover Autobiography Rp8,5 miliar sebagai mobil dinas Gubernur tuai kontroversi publik.
- Mobil mewah ini diklaim perlu untuk menjangkau pelosok Kaltim, ditunjang spesifikasi off-road dan mesin tangguh.
1. Mesin Buas dengan Sentuhan Ramah Lingkungan
Sebagai tipe LWB PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), mobil ini memadukan mesin bensin 3.0L 6-silinder turbocharged dengan motor listrik.
Kombinasi ini menyemburkan tenaga 460 PS dan torsi badak 660 Nm. Melesat dari 0-100 km/jam hanya butuh 6 detik! Hebatnya, mobil ini bisa melaju tanpa bensin (mode listrik murni) sejauh 125 km.
2. Kapabilitas Off-Road Tembus Banjir 900 mm
Alasan menembus pelosok tampaknya dijawab lunas oleh fitur Configurable Terrain Response.
Suspensi udara adaptif elektroniknya mampu menyesuaikan diri dengan medan berbatu hingga lumpur ekstrem.
Bahkan, SUV elegan ini sanggup menerjang genangan air setinggi nyaris 1 meter (900 mm) tanpa masalah.
3. Kabin Senyap dengan Kursi Pijat Pribadi
Di balik ketangguhannya di lapangan, kabin mobil ini menawarkan kenyamanan bak hotel bintang lima.
Baca Juga: Panen Kritik, Gubernur Kaltim Rudy Masud Resmi Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
Dilapisi kulit Aniline premium, kursi penumpang dilengkapi fitur pijat, ventilasi udara, hingga Four-zone Climate Control.
Tak hanya itu, sistem Active Noise Cancellation memastikan pejabat di dalamnya tidak akan terganggu oleh suara bising jalanan, didukung oleh layar hiburan 13,1 inci dan sebuah kulkas mini (coolbox) di konsol tengah.
Perpaduan antara Tim Ahli berbiaya Rp10,5 miliar dan mobil dinas seharga Rp8,5 miliar tentu memperlihatkan komitmen kuat Pemprov Kaltim dalam memberikan fasilitas terbaik bagi para perumus kebijakan.
Namun, pertanyaannya kini berbalik kepada pembuktian kinerja.
Dengan sokongan SDM bergaji puluhan juta per bulan dan kendaraan dinas berspesifikasi anti-bising hingga kursi pijat, masyarakat Kaltim tentu berhak menuntut akselerasi pembangunan yang sama fantastisnya dengan anggaran yang telah dikeluarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim