- Ruas Tol Jawa Tengah menjadi titik lelah paling rawan kecelakaan pemudik selama tiga tahun terakhir.
- Data Korlantas menunjukkan dua dari sepuluh kecelakaan saat mudik hampir dipastikan berujung pada korban jiwa.
- Pemudik diimbau segera menepi ke bahu jalan kiri jika lelah tanpa harus menunggu rest area.
Seringkali, pengemudi mensugesti dirinya sendiri, "Tanggung, rest area tinggal 10 kilometer lagi." Padahal, dalam kecepatan tol (80-100 km/jam), microsleep atau tertidur sesaat selama 2 detik saja sudah cukup untuk memicu kecelakaan maut.
"Kalau sudah capek, langsung menepi ke kiri. Tidak perlu menunggu sampai rest area," imbau Sandhi dengan tegas.
Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan diri mencapai tempat istirahat yang resmi.
Strategi Pengamanan 'Sapu Bersih' dari Korlantas
Untuk menjamin keselamatan para pemudik, Korlantas tidak hanya memberikan imbauan. Tahun ini, kepolisian telah menyiapkan strategi mitigasi yang matang, antara lain:
- Patroli Perlahan Terpadu: Tim khusus gabungan yang terdiri dari mobil polisi, ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan, dan kendaraan derek akan berpatroli secara perlahan di sepanjang jalur mudik. Tujuannya untuk menyisir dan memberi pertolongan instan pada kondisi darurat.
- Pembatasan Waktu Rest Area: Guna mencegah penumpukan kendaraan yang membuat pemudik lain kelelahan di jalan, Polri akan menerapkan batas maksimal waktu penggunaan rest area. Petugas akan secara aktif memberikan imbauan agar fasilitas ini digunakan bergantian.
Perjalanan mudik bukanlah arena balap untuk melihat siapa yang tiba paling cepat di kampung halaman.
Ingatlah selalu pesan Korlantas: Kenali batas tubuh Anda, lawan ego, dan segeralah menepi saat lelah menyapa. Keluarga tercinta sudah menanti kepulangan Anda dengan selamat, bukan kabar duka dari jalan raya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?