Suara.com - Mudik Lebaran yang menjadi momen bahagia bagi keluarga kerap menjadi petaka dengan adanya segudang perkara teknis, termasuk ban mobil pecah.
Kejadian ban mobil pecah kerap terjadi saat mobil atau kendaraan untuk mudik digunakan dalam jangka waktu yang panjang dan dengan kecepatan tinggi.
Adapun momen kerap terjadi ban pecah adalah kala melewati jalan tol ratusan kilometer saat arus mudik.
Ban pecah dapat mengakibatkan petaka dan kecelakaan lalu lintas ketika terjadi kala mobil melaju kencang.
Tak hanya berhenti di situ, perbaikannya juga tak murah serta berpotensi mengganggu arus lalu lintas kala mobil harus dievakuasi.
Fenomena ban pecah tentu dapat dicegah dengan beberapa upaya teknis dari pemudik.
Kenali penyebab dan cara pencegahan ban pecah berikut.
Penyebab ban pecah kala mudik
- Tekanan udara yang rendah
Fenomena ban pecah saat arus mudik sering kali menjadi risiko yang mengintai akibat akumulasi panas berlebih pada karet ban.
Baca Juga: Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
Saat melaju konstan di jalan tol yang panjang, gesekan antara ban dan permukaan aspal yang panas menciptakan suhu ekstrem.
Penyebab paling krusial adalah tekanan udara yang rendah atau kurang angin.
Ketika ban kekurangan tekanan, dinding samping ban akan melentur secara berlebihan atau mengalami defleksi hebat.
Gerakan terus-menerus ini merusak struktur kawat di dalam ban hingga akhirnya robek secara mendadak.
- Beban muatan berlebih
Selain itu, beban muatan yang berlebih menjadi faktor pemicu yang sering diabaikan.
Tradisi mudik yang membawa banyak barang bawaan serta penumpang tambahan membuat ban bekerja melampaui batas kemampuan maksimalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan
-
Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza
-
Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
-
Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun