Otomotif / Mobil
Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:00 WIB
Ilustrasi AC mobil (Pexels/Erik Mclean).

Cobalah mencari tempat parkir yang terlindung dari matahari.

Jika tidak ada, gunakan pelindung kaca depan (sunshade) untuk memantulkan panas.

Langkah sederhana ini sangat efektif untuk menjaga agar komponen plastik di dalam kabin tidak menyimpan panas berlebih yang bisa membebani kerja sistem pendingin.

3. Buang hawa panas sebelum menyalakan AC

Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah langsung menyalakan AC pada posisi maksimal sesaat setelah masuk ke mobil yang panas.

Cara yang lebih benar adalah dengan membuka semua jendela terlebih dahulu selama 1–2 menit saat mobil mulai berjalan.

Hal ini bertujuan agar udara panas yang terjebak di dalam kabin terdorong keluar oleh sirkulasi udara alami.

Setelah suhu di dalam mobil terasa mulai selaras dengan suhu luar, barulah tutup jendela dan nyalakan AC.

Cara ini membuat proses pendinginan menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: Anti-Mual di Jalan! 6 Makanan yang Wajib Dihindari agar Bebas Mabuk Perjalanan

4. Atur mode sirkulasi udara dengan tepat

Pastikan tombol sirkulasi udara pada panel AC berada pada mode "Recirculation" atau sirkulasi dalam.

Mode ini menutup akses udara dari luar dan hanya mendinginkan udara yang sudah ada di dalam kabin secara berulang.

Selama arus balik yang penuh dengan kemacetan dan asap knalpot, mode ini sangat krusial.

Selain mempercepat proses pendinginan, mode sirkulasi dalam juga mencegah bau tidak sedap dan polusi dari kendaraan lain masuk ke dalam mobil, sehingga kenyamanan penumpang tetap terjaga.

5. Jaga kebersihan kondensor AC

Load More