Otomotif / Mobil
Senin, 23 Maret 2026 | 10:43 WIB
3 Kunci Utama Selamat dan Nyaman Lewati Arus Balik Lebaran Tahun 2026. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Hindari pulang pada hari puncak arus balik; pilih satu hingga dua hari setelahnya. 
  • Pilih jam keberangkatan pada waktu subuh atau malam hari agar terhindar dari kemacetan. 
  • Pastikan fisik selalu prima dan cukup tidur untuk mencegah microsleep selama perjalanan panjang. 
Ilustrasi - Ini Penyebab Ngantuk Saat Berkendara Jauh dan Cara Mengatasinya. [Shutterstock]

Memilih waktu berangkat yang tidak biasa (seperti subuh atau tengah malam) menuntut tanggung jawab fisik yang sangat besar.

Ingat, situasi arus balik berbeda dengan saat Anda berangkat. Jika saat berangkat Anda mungkin sedang berpuasa, pada arus balik Anda sudah tidak berpuasa.

Artinya, Anda bisa mengisi energi, makan, dan minum secara optimal.

Namun, jangan pernah memaksakan diri jika:

Kurang Tidur: Pastikan Anda memiliki waktu istirahat berkualitas minimal 6–8 jam sebelum duduk di balik kemudi.
Terjebak Ambisi Waktu: Jangan menjadikan Google Maps sebagai ajang balapan. Jika tubuh mulai mengirim sinyal letih seperti mata perih, leher kaku, atau sering menguap, turunkan ego Anda. Segera menepi di rest area terdekat. Tidur singkat (power nap) selama 15–30 menit jauh lebih berharga untuk mencegah bahaya microsleep daripada memaksakan diri.

Kenyamanan arus balik ada di tangan Anda sendiri. Dengan manajemen waktu yang baik dan kesadaran penuh akan kondisi fisik, perjalanan kembali dari kampung halaman akan menjadi penutup libur Lebaran 2026 yang menyenangkan, bukan melelahkan. Selamat merencanakan perjalanan!

Load More