- OJK memproyeksikan asuransi perjalanan dan kecelakaan diri akan meningkat signifikan menjelang mudik Lebaran 2026.
- Diperkirakan 143 juta pemudik akan meningkatkan potensi pasar asuransi seiring tingginya mobilitas masyarakat.
- OJK mendorong industri asuransi memanfaatkan momentum mudik untuk edukasi literasi dan perluasan layanan.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai prospek asuransi perjalanan dan kecelakaan diri akan mengalami peningkatan signifikan menjelang musim mudik Lebaran 2026.
Tingginya mobilitas masyarakat dinilai menjadi momentum strategis bagi industri asuransi untuk mendongkrak kinerja sekaligus memperluas jangkauan perlindungan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan, Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa lonjakan jumlah pemudik menjadi peluang besar bagi pelaku industri.
“Prospek asuransi perjalanan dan kecelakaan diri menjelang momen mudik Lebaran umumnya meningkat seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Ogi dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (23/3/2026)
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sekitar 143 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik pada 2026. Angka ini mencerminkan potensi pasar yang sangat besar bagi produk asuransi perjalanan dan perlindungan diri.
Menurut Ogi, besarnya jumlah pemudik tersebut dapat dimanfaatkan industri untuk memperluas penetrasi produk asuransi, khususnya yang relevan dengan risiko perjalanan.
“Momentum ini tentu dapat menjadi peluang bagi industri asuransi untuk memperluas pemanfaatan produk perlindungan perjalanan,” jelasnya.
Tidak hanya berorientasi pada peningkatan premi, OJK juga mendorong perusahaan asuransi untuk memanfaatkan momen mudik sebagai sarana edukasi kepada masyarakat.
Ogi menekankan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui penyediaan produk yang mudah diakses serta sesuai kebutuhan pemudik.
Baca Juga: Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis
“Selain itu, momen mudik juga dapat dimanfaatkan industri untuk semakin mendekatkan layanan asuransi kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi asuransi,” katanya.
Sebagai informasi, musim mudik Lebaran identik dengan peningkatan risiko kecelakaan dan gangguan perjalanan akibat lonjakan volume kendaraan serta kepadatan di berbagai moda transportasi. Dalam konteks ini, kehadiran asuransi perjalanan dan kecelakaan diri dinilai semakin relevan.
Industri asuransi diharapkan mampu menghadirkan produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga memberikan perlindungan komprehensif dan kemudahan klaim bagi masyarakat.
Dengan potensi jutaan perjalanan dalam waktu singkat, mudik Lebaran 2026 dinilai bukan hanya fenomena sosial tahunan, tetapi juga peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh industri asuransi nasional.
Berita Terkait
-
Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara
-
Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!