- Lonjakan harga minyak akibat perang Iran vs AS-Israel memicu peralihan ke mobil listrik.
- Beredar foto satire viral di Selandia Baru berisi papan SPBU bertuliskan "BUY BYD".
- Krisis energi ini mempercepat transisi hijau global menuju era kendaraan bebas emisi.
Dealer tersebut berhasil melego 250 unit dalam tiga minggu sejak perang Iran dimulai. Kini, setidaknya ada 80 unit mobil yang terjual setiap harinya—dua kali lipat lebih banyak dibandingkan rata-rata harian di awal tahun.
Lai The Manh Linh, pembeli yang menukarkan Toyota Vios bensin miliknya dengan VinFast VF 5, merasakan langsung keuntungannya. "Beralih ke mobil listrik akan membantu kami menghemat uang secara signifikan," tuturnya lega.
Krisis Energi Mempercepat Transisi Hijau
Fenomena unik ini turut disoroti oleh Chief Economist dari Asian Development Bank (ADB), Albert Park. Menurutnya, krisis energi selalu memiliki efek ganda yang justru menguntungkan lingkungan.
"Tingginya harga minyak selalu membantu transisi kendaraan listrik. Ini menciptakan insentif ekonomi untuk mempercepat transisi hijau," jelas Park.
Faktanya, peralihan massal ini membawa dampak positif bagi bumi. Secara global, penggunaan kendaraan listrik sepanjang tahun lalu telah berhasil memangkas konsumsi setara 2,3 juta barel minyak per hari.
Agar tren ini tidak sekadar menjadi reaksi sesaat, industri otomotif dan pemerintah dituntut untuk segera mengebut investasi infrastruktur charging station yang saat ini masih terbatas. Di luar itu, produsen asal China seperti BYD diprediksi akan terus meraup cuan terbesar, disusul oleh merek-merek global lainnya yang pintar memanfaatkan momentum "hijrah" besar-besaran ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya