Otomotif / Motor
Selasa, 31 Maret 2026 | 18:05 WIB
Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Jika terjebak di lampu merah yang durasinya lebih dari 60 detik atau sedang menunggu seseorang, sebaiknya matikan mesin motor.

Fitur Idling Stop System pada motor modern sangat membantu dalam hal ini.

Dengan mematikan mesin saat berhenti lama, pemborosan bensin yang sia-sia dapat dikurangi secara signifikan setiap harinya tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

3. Memastikan tekanan ban ideal

Ban yang kekurangan angin akan meningkatkan luas penampang yang bersentuhan dengan aspal, sehingga menciptakan hambatan gulung yang lebih besar.

Kondisi ini membuat mesin harus bekerja lebih berat untuk menggerakkan motor, yang berujung pada konsumsi BBM yang lebih boros.

Selalu periksa tekanan udara sesuai spesifikasi pabrikan secara rutin, minimal seminggu sekali.

Ban dengan tekanan yang tepat tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga menjaga stabilitas berkendara dan memperpanjang usia pakai ban.

4. Melakukan servis berkala secara rutin

Baca Juga: Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

Kondisi komponen mesin yang kotor, seperti filter udara atau busi yang sudah aus, dapat menghambat proses pembakaran.

Servis rutin memastikan seluruh sistem mekanis dan elektronik motor berada dalam performa optimal.

Penggantian oli tepat waktu juga sangat krusial untuk meminimalisir gesekan antar komponen di dalam mesin.

Motor yang terawat dengan baik cenderung lebih irit bensin karena tenaga yang dihasilkan tersalurkan secara maksimal ke roda tanpa banyak energi yang terbuang percuma.

5. Membatasi beban muatan berlebih

Setiap kilogram beban tambahan pada motor akan memaksa mesin membakar lebih banyak bahan bakar untuk mempertahankan kecepatan.

Load More