Otomotif / Mobil
Rabu, 01 April 2026 | 16:30 WIB
Fakta unik Biodesel B50. (Gemini AI)

2. Biodiesel B50 Hasil Transesterifikasi Minyak Nabati atau Limbah

Istilah B50 sebenarnya berasal dari kadar biodiesel volumetrik. B50 sama dengan 50% biodiesel + 50% diesel konvensional.

Jenis biodiesel yang biasanya dipakai berbasis FAME (Fatty Acid Methyl Ester) merupakan hasil transesterifikasi minyak nabati maupun limbah. Contohnya berupa crude palm oil, limbah minyak masak (used cooking oil), hydrotreated vegetable oil (HGO).

3. Proses Produksi Terstandart dan Sumber Bahan Baku Sawit

Biodiesel B50 mempunyai proses produksi yang terstruktur hingga mendapatkan kadar target tepat.

Langkah memproduksinya berupa pengumpulan feedstock lalu pretreatment selanjutnya proses transesterifikasi atau hydrotreatment lanjut lagi dengan pemurnian setelah itu blending pakai diesel mineral untuk mencapai kadar target B50.

Indonesia sebagai negara produsen minyak sawit terbesar, bahan baku utama berupa Crude Palm Oil dan limbah minyak goreng.

4. Biodiesel B50 Punya Sifat Fisika Tertentu

Semakin meningkat proporsi biodiesel akan mengubah karakteristik bahan bakar yang cocok untuk performa mesin maupun infrastruktur.

Baca Juga: Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa

Sifat fisika B50 berupa vikositas lebih tinggi dari diesel mineral, densitas makin naik seiring bertambahnya kadar biodiesel, energi per volume sedikit lebih rendah, mudah membeku pada suhu rendah, mudah membentuk endapan saat kualitas feedstock dan proses permurnian tidak terjaga dengan baik.

5. Manfaat yang Tidak Terduga

Biodiesel B50 bukan hanya memberikan manfaat untuk mesin kendaraan, tapi masih banyak lagi lainnya.

Pemakaian minyak sawit untuk bahan bakar mesin mempunyai manfaat berupa penurunan emisi siklik daripada pakai diesel murni.

Manfaat lainnya yang tidak berhubungan dengan mesin kendaraan berupa penyerapan industri agrikultur domestik, mampu menciptakan ketahanan energi nasional dan alat kebijakan fiskal atau industri terkait redistribusi serta perlindungan lapangan pekerjaan.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More