- Pertamax menawarkan pembakaran lebih sempurna sehingga lebih efisien hingga 15 Persen.
- Penggunaan oktan yang tepat mencegah gejala knocking dan menjaga keawetan mesin.
- Faktor tekanan ban dan gaya mengemudi sangat memengaruhi keiritan konsumsi BBM.
Suara.com - Memilih bahan bakar minyak (BBM) seringkali membuat pemilik kendaraan bimbang.
Di satu sisi, Pertalite menggoda dengan harga yang lebih murah.
Di sisi lain, Pertamax menjanjikan performa mesin yang lebih baik.
Namun, untuk penggunaan harian di medan berat seperti kemacetan dalam kota, mana sebenarnya yang lebih irit dan menguntungkan buat kantong?
Simak perbedaan Pertalite dan Pertamax untuk kendaraan yang digunakan sehari-hari di dalam kota.
1. Adu Oktan
Perbedaan paling mendasar antara kedua jenis BBM itu ada pada angka oktan atau RON (Research Octane Number).
- Pertalite (RON 90): Cocok untuk mesin dengan rasio kompresi rendah hingga sedang.
- Pertamax (RON 92-95): Dirancang untuk mesin modern dengan kompresi tinggi.
Semakin tinggi oktan, semakin baik bensin menahan tekanan di dalam mesin agar tidak terbakar duluan (detonasi).
Menggunakan bensin oktan rendah di mesin modern seringkali memicu gejala knocking yang bikin mesin cepat panas dan loyo.
Baca Juga: 3 Rekomendasi HP Lipat dengan Harga Lebih Bersahabat di Pasar Indonesia
2. Mana yang Lebih Irit Konsumsi BBM?
Banyak yang mengira Pertalite lebih irit karena harganya murah.
Namun secara teknis, Pertamax lebih efisien dalam hal konsumsi.
Karena pembakarannya lebih sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin jadi lebih stabil dan responsif.
Dalam kondisi macet atau perjalanan jauh, penggunaan Pertamax diklaim bisa menghemat konsumsi BBM sekitar 10–15% dibanding Pertalite.
Jadi, meski harga per liternya lebih mahal, jarak tempuh yang dihasilkan bisa lebih jauh.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
WFH ASN Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penghematan BBM Jumbo
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km