- Indonesia membatasi BBM Pertalite untuk mobil pribadi sebanyak 50 liter per hari lewat MyPertamina.
- Malaysia menjatah bensin RON 95 subsidi hanya 200 liter per bulan untuk kendaraan pribadi.
- Jatah harian di Malaysia jauh lebih ketat, hanya sekitar 6,5 liter dibanding Indonesia.
Suara.com - Di tengah fluktuasi harga minyak dunia, kebijakan pembatasan BBM subsidi kini resmi diterapkan di Indonesia maupun negara tetangga, Malaysia.
Menariknya, meski sama-sama melakukan pengetatan untuk kendaraan pribadi, terdapat perbedaan yang sangat mencolok mengenai besaran jatah kuota di kedua negara tersebut.
Pemerintah Indonesia menetapkan batas aman pembelian Pertalite (RON 90) untuk mobil pribadi sebanyak 50 liter per hari.
Transaksi ini dikunci menggunakan pantauan barcode aplikasi MyPertamina.
Jika diakumulasikan, satu kendaraan roda empat di Tanah Air bisa meminum hingga 1.500 liter bensin subsidi dalam sebulan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, aturan ketat ini murni membidik mobil pribadi berpelat hitam.
Angkutan umum seperti bus dan truk logistik dibebaskan dari pembatasan 50 liter demi menjaga urat nadi roda ekonomi dan pasokan barang tetap stabil.
Lompat ke seberang Selat Malaka, Negeri Jiran ternyata mengambil langkah pengetatan yang jauh lebih ekstrem.
Pemerintah Malaysia memangkas jatah bensin RON 95 bersubsidi menjadi hanya 200 liter per bulan untuk tiap pengguna, turun dari kuota sebelumnya yang mencapai 300 liter.
Baca Juga: Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO
Sebagai gambaran, bensin RON 95 subsidi di Malaysia saat ini dibanderol sangat murah, yakni 1,99 ringgit atau sekitar Rp 8.000-an per liter.
Namun dengan kuota bulanan tersebut, warga Malaysia secara hitungan kasar hanya dijatah sekitar 6,5 liter per hari.
Angka yang sangat jomplang jika dibandingkan dengan kelonggaran 50 liter per hari di Indonesia!
Lalu, apa yang terjadi jika tangki mobil warga Malaysia sudah menenggak habis jatah 200 liter sebelum ganti bulan?
Mesin pom bensin tidak akan menolak pelayanan. Pengendara tetap diizinkan mengisi bahan bakar, namun argo harga otomatis berpindah ke tarif nonsubsidi yang dipatok sebesar 3,87 ringgit (sekitar Rp 16.267) per liter.
Kebijakan pembatasan drastis ini rupanya tidak memicu kepanikan massal. Kepala Ekonom CGS International Securities Malaysia, Nazmi Idrus, membeberkan fakta menarik bahwa 90 persen konsumen di sana memang menghabiskan kurang dari 200 liter bahan bakar dalam sebulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Brand Lokal Motor Listrik yang Bagus Merk Apa? Cek Penjelasannya di Sini!
-
Cuma Belasan Juta! Intip Daftar Harga Lengkap Motor Listrik Viar Terbaru 2026
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik
-
Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu
-
Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?
-
5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken
-
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan
-
5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
-
Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid